
Tim BPBD Kukar sebelum melakukan pencarian korban.(Foto: Dok. BPBD Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Sebuah insiden kecelakaan air terjadi di perairan Sungai Belayan, RT 08 Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (25/4/2026) sore.
Sebuah perahu ces yang mengangkut buah sawit dilaporkan bocor dan karam di tengah sungai. Akibat kejadian tersebut, satu orang pria dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Korban diketahui bernama Heriyadi (39), seorang wiraswasta warga Desa Genting Tanah. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA saat korban bersama rekannya sedang mengangkut hasil panen sawit menggunakan perahu miliknya.
Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata mengatakan, menurut keterangan saksi, yang saat itu bertindak sebagai motoris perahu, mereka telah dua kali berhasil menyeberangi Sungai Belayan dengan muatan sawit. Namun saat perjalanan ketiga, perahu yang mereka gunakan tiba-tiba mengalami kebocoran saat berada di tengah sungai.
"Waktu di tengah sungai, air mulai masuk ke perahu. Muatannya sekitar 200 kilogram sawit, jadi perahu tidak kuat dan akhirnya karam," ujar Eko pada KutaiRaya.com, Sabtu (25/4/2026).
Dalam kejadian tersebut, saksi berhasil menyelamatkan diri. Sementara korban Heriyadi diduga tenggelam dan terseret arus sungai yang cukup deras.
"Usai kejadian, saksi segera meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian awal. Hingga pukul 17.00 WITA, korban belum ditemukan, " sebutnya.
"Dan tim kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan pencarian dan pengumpulan informasi. Kami juga berkoordinasi dengan Sat Polairud dan akan menunggu dukungan tambahan dari tim SAR," tuturnya.
Upaya pencarian sementara dilakukan oleh warga bersama aparat setempat. Namun apabila kondisi tidak memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD Kukar dan SAR Samarinda.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam status hilang dan proses pencarian terus dilakukan. (*Zar)