
Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Dapil Kukar H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP, saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-4, di Kelurahan Mangkurawang.(Foto: Widha Riduan/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Dengan adanya Sosialisasi Perda khususnya Perda Nomor 9 Tahun 2023. Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. DPRD Kaltim dan Pemerintah Daerah berharap nilai-nilai Pancasila bisa terus menjadi landasan dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan di Kalimantan Timur.
Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Dapil Kukar H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP, saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-4, di Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Rojiin. Dan dihadiri peserta sebagian besar dari pemuda.
Salehuddin mengatakan, Sosialisasi ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRD Kaltim dan kegiatan ini penting untuk memastikan masyarakat memahami substansi peraturan daerah salah satunya Perda tersebut.
“Kami ingin masyarakat mengetahui hak dan kewajibannya dalam pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan. Perda ini bukan hanya untuk sekolah dan lembaga formal, tetapi juga untuk seluruh masyarakat,” jelasnya.
Politisi Golkar ini berharap, sosialisasi ini dapat terus dilakukan agar pemahaman masyarakat semakin meningkat.
"Sosialisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial saja. Pemerintah, sekolah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat harus bersama-sama. Yakni menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, Perda ini benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemaparan terkait Perda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dan menanamkan rasa nasionalisme terhadap masyarakat dan terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sosialisasi ini untuk kehidupan bermasyarakat bahwa masyarakat harus tau betul daripada landasan-landasan negara kita sudah buatkan sejak berdirinya Indonesia,” ujarnya.
Sehingga lanjut politisi Golkar ini, pengetahuan yang sudah didapatkan dan sudah diatur tentu hal ini akan diwariskan kedepan secara berkelanjutan. (One/Adv)