
Walikota Samarinda, Andi Harun.(Foto : Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan, pemerintah kota telah menerima sinyal positif terkait rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang sebelumnya diajukan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan proses penetapan pejabat definitif, segera dilakukan setelah rekomendasi resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) diterima, dengan target penerbitan surat keputusan (SK) maksimal dua hari setelahnya.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebutkan bahwa, ia telah mengusulkan tiga nama calon pejabat, yakni Ananta, Neneng, dan Marnabas, sembari menunggu keputusan final. Di sisi lain, Pemkot juga tengah mematangkan rencana pembangunan Pasar Segiri pascakebakaran, dengan menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia menyampaikan, rekomendasi tersebut bahkan telah dikonfirmasi langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur.
“Kalau Pak Gubernur sudah mengonfirmasi, berarti sudah. Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Menurut Andi Harun, setelah rekomendasi resmi diterima, proses penetapan pejabat definitif akan segera dilakukan dalam waktu singkat.
“Kalau rekomendasi saya terima, maksimal dua hari setelah itu SK definitif sudah bisa keluar,” jelasnya.
Saat ini, terdapat tiga nama yang telah diusulkan untuk mengisi jabatan tersebut, yakni Alanta, Nenen, dan Marnabas. Namun, keputusan akhir masih menunggu terbitnya rekomendasi resmi.
“Sudah ada tiga nama yang diajukan, tinggal menunggu rekomendasi saja,” tambahnya.
Selain itu, Andi Harun juga menyinggung perkembangan rencana pembangunan Pasar Segiri pascakebakaran yang sempat terjadi. Ia memastikan bahwa proses perencanaan pembangunan, masih terus dimatangkan oleh jajaran pemerintah kota.
“Untuk pembangunan Pasar Segiri, saat ini masih dalam tahap penggodokan oleh Asisten II. Dalam satu sampai dua hari ini akan dilaporkan kepada saya,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah kota tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan, mengingat pembangunan pasar tersebut harus direncanakan secara matang agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Meski demikian, Andi Harun memastikan, pemerintah tetap berkomitmen untuk segera merealisasikan pembangunan fisik Pasar Segiri, sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Samarinda.
“Yang pasti kita ingin pembangunan ini berjalan dengan baik, terencana, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (*Abi)