
Peristiwa kapal ponton tabrak rumah rakit.(Foto: Dok. medisos instagram Hallo Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sebuah kapal ponton Mahkota Prima 06 yang bermuatan batu koral menabrak rumah rakit milik warga di RT 06 Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (26/3/2026), sekitar pukul 10.55 WITA.
Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifandin Nur menjelaskan, jalur sungai tersebut dinilai sangat rawan terjadi kecelakaan.
Pasalnya jalur sungai tersebut sedikit menikung.
"Ponton dalam posisi melintas naik dengan muatan batu koral. Kejadiannya tepat di tikungan yang memang sering terjadi insiden seperti ini," kata Arifandin kepada Kutairaya.
Berdasarkan informasi di lapangan, ponton yang bergerak cukup cepat tersebut gagal mengantisipasi arus di tikungan sungai.
Akibatnya, kapal ponton langsung menabrak bagian samping rumah apung milik Juhair
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Namun, benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan pada bangunan rumah rakit tersebut.
Ia menegaskan dalam arus lalu lintas jalur air seharusnya ada aturan tertentu atau menggunakan jasa pandu.
Namun kapal ponton tersebut diduga tak menggunakan jasa pemanduan dari pihak berwenang.
Hal ini berbeda dengan prosedur wajib bagi kapal yang melintas turun (hilir).
Ketiadaan pemandu saat melewati tikungan tajam dengan arus sungai yang dinamis disinyalir menjadi faktor utama hilangnya kendali kapal Mahkota Prima 06.
"Terkait dengan peristiwa ini, kami dari pemerintah desa siap melakukan mediasi antara warga dan pihak perusahaan," tuturnya.
Sedangkan nilai kerugian materil belum diketahui pasti.
Saat ini pihak perusahaan dan warga tengah berkoordinasi untuk menentukan nilai kerugian. (Ary)