
Salah satu spot foto yang berada di Pulau Kumala.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Selama libur Lebaran, momen berkumpul bersama keluarga memang selalu jadi yang paling ditunggu. Setelah menjalani rutinitas seperti bekerja, banyak keluarga memanfaatkan waktu ini untuk bersantai, bercanda, dan menciptakan kenangan. Tak heran, selain berkumpul di rumah, mengunjungi tempat wisata juga menjadi pilihannya.
Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), banyak destinasi wisata yang wajib dikunjungi, baik milik pemerintah maupun swasta, mengalami lonjakan pengunjung. Salah satunya milik pemerintah yang saat ini cukup ramai dikunjungi, Pulau Kumala di Tenggarong.
Koordinator lapangan Pulau Kumala, Ghajairil Ayar, mengungkapkan untuk suasana selama libur Lebaran tahun ini terbilang cukup ramai, meski belum sepenuhnya membludak seperti masa kejayaan sebelumnya.
"Ya lumayan lah, pengunjung ada peningkatan. Untuk pengunjung mungkin bisa tembus 200 lebih," ujarnya pada Kutairaya.com, Selasa (24/3/2026).
Ia juga menjelaskan, sebelumnya sempat ditutup pada hari pertama Lebaran, namun setelah itu kembali dibuka dan langsung disambut antusias pengunjung.
"Hari pertama kita tutup, tapi setelah buka lagi, pengunjung lumayan juga," tambahnya.
Meski belum ada penambahan wahana baru, Pulau Kumala tetap menawarkan berbagai aktivitas menarik. Pengunjung bisa berkeliling menggunakan sepeda listrik, atau mengikuti kegiatan study tour, hingga menikmati spot foto di berbagai tempat.
Kedepannya, wahana waterboom yang ditunggu tunggu masih dalam proses penyelesaian.
"Waterboom itu sebentar lagi, mungkin tahun ini dibuka. Masih proses instalasi air sama listrik," jelasnya.
Tak hanya itu, wahana lain seperti kuda-kudaan dan boombom car juga direncanakan akan dibuka bersamaan.
"Yang penting waterboom selesai dulu, baru kita buka semuanya. Insya Allah kita buat yang terbaik," katanya.
Ia juga berharap, adanya dukungan dari berbagai pihak untuk memajukan sektor pariwisata di Kukar, tidak hanya bergantung pada Dispar.
"Harapannya bukan cuma dinas pariwisata saja, dinas lain juga bisa ikut membantu. Biar sama-sama membangun wisata kita,"tuturnya.
Ia sempat mengenang masa kejayaan Pulau Kumala di tahun 2017, di mana jumlah pengunjung sangat membludak hingga akses jembatan penuh.
"Semoga bisa kembali seperti dulu, tahun 2017 itu sampai padat, jembatan penuh, kendaraan sampai ke kantor bupati. Itu kan juga menambah PAD," sebutnya.
Sementara itu, suasana yang sama juga dirasakan di lokasi wisata yang dikelola swasta seperti Ladaya. Tempat ini juga dipadati pengunjung sejak pagi hari.
Kasir Pulau Kumala, Mansyah menerangkan, untuk Ladaya saat ini mengalami peningkatan jumlah pengunjung yang cukup signifikan dibanding hari biasa.
"Ladaya lumayan ramai, dari pagi sudah banyak pengunjung yang datang bersama keluarga," imbuhnya.
Ladaya sendiri menawarkan berbaga wahana menarik yang bisa dinikmati semua kalangan, mulai dari flying fox, sepeda gantung, paint ball, hingga berbagai permainan lainnya. Selain itu, kehadiran pelaku UMKM dengan harga yang terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
"Harapannya yang pasti wisata ini bisa terus ramai, dipadati pengunjung, namun tetap patuhi aturan yang ada, " tutupnya. (*Zar)