• Rabu, 25 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kantor Bupati Kukar.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendukung sektor pangan, dengan ditetapkannya daerah ini sebagai lokasi prioritas implementasi tiga program strategis nasional di bidang keamanan pangan.

Ketiga program tersebut, meliputi Program Desa Pangan Aman, Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Program Pangan Sekolah Aman.

Program ini diinisiasi untuk memperkuat sistem pengawasan dan peningkatan kualitas pangan dari hulu hingga hilir, mulai dari tingkat desa hingga lingkungan sekolah.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Samarinda, Agung Kurniawan mengemukakan, penunjukan Kukar sebagai wilayah prioritas bukan tanpa alasan.

Menurutnya, pemerintah daerah dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendukung program keamanan pangan, termasuk melalui berbagai kebijakan dan sinergi lintas sektor.

“Program Desa Pangan Aman diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam memproduksi pangan olahan yang aman, sehat, dan sesuai standar. Ini penting agar produk pangan lokal dapat bersaing sekaligus melindungi konsumen,” tuturnya belum lama ini.

Selain itu, melalui Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, BPOM akan melakukan pembinaan terhadap pedagang di pasar tradisional.

Pembinaan ini mencakup pemahaman mengenai bahan pangan yang layak konsumsi, penanganan pangan yang higienis, hingga upaya menghindari penggunaan bahan berbahaya.

“Pasar tradisional menjadi salah satu titik penting dalam rantai distribusi pangan. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan pengetahuan pedagang sangat diperlukan untuk menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Program Pangan Sekolah Aman difokuskan pada edukasi di lingkungan sekolah.

Program ini menyasar murid, guru, serta pengelola kantin agar lebih memahami pentingnya menyediakan dan mengonsumsi jajanan yang sehat dan bebas dari zat berbahaya.

“Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini, sehingga anak-anak terbiasa memilih pangan yang aman dan bergizi,” ujarnya.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyambut baik pelaksanaan ketiga program tersebut.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kukar siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan, fasilitas, maupun koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas utama.

Kukar, lanjut dia, memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan di Kalimantan Timur.

“Komitmen kami jelas, Kukar harus mampu menjadi daerah yang mandiri dan unggul di sektor pangan. Program ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan misi pembangunan daerah periode 2025–2030,” ujarnya.

Dengan implementasi ketiga program tersebut, dia berharap kualitas dan keamanan pangan di Kukar semakin meningkat, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko pangan yang tidak layak konsumsi.

Selain itu, kata dia, upaya ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kualitas produk pangan yang dihasilkan masyarakat. (Dri)



Pasang Iklan
Top