• Kamis, 19 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Jalan Ahmad Muksin Tenggarong (Foto : Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kota Tenggarong dan sekitarnya, dengan memprioritaskan titik-titik yang dinilai paling mendesak jelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti menjelaskan, perbaikan saat ini difokuskan pada beberapa lokasi strategis, seperti Jalan A.P. Mangkunegara, Jalan Imam Bonjol, kawasan Jembatan Repo-Repo, hingga Jembatan Mangkuraja.

"Beberapa titik yang kami tangani itu sifatnya mendesak dan menggunakan skema penunjukan langsung karena nilai pekerjaannya relatif kecil. Anggarannya sekitar Rp 300 jutaan, jadi yang paling urgen itu yang kami dahulukan," ujarnya saat dikonfirmasi KutaiRaya.com, Rabu (18/3/2026).

Linda mengakui masih banyak ruas jalan rusak yang belum tertangani secara optimal, salah satunya di depan salah satu minimarket setelah Kantor Bupati Kukar yang telah mengalami kerusakan sejak tahun lalu.

Upaya penanganan sementara sempat dilakukan, namun belum membuahkan hasil maksimal.

"Bukan berarti kami tidak memperbaiki, tapi karena keterbatasan anggaran dan harus melalui proses administrasi APBD. Tahun lalu anggarannya juga belum tersedia, sehingga baru bisa kami alokasikan di tahun 2026 ini," tuturnya.

Ia menambahkan, sebagian pekerjaan ditargetkan rampung sebelum Lebaran, meskipun ada juga proyek yang masih berlanjut hingga akhir April 2026 sesuai kontrak pekerjaan.

Selain di Tenggarong, perbaikan jalan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, seperti ruas jalan Sebelimbingan menuju Kota Bangun–Kenohan.

Di lokasi tersebut, pengerjaan turut dibantu perusahaan setempat melalui dukungan material.

"Untuk alat berat dari kami, sementara material ada yang dibantu pihak perusahaan di sekitar lokasi. Ini bentuk kolaborasi untuk mempercepat penanganan," katanya.

Kendati demikian, Linda menegaskan tidak semua pekerjaan dapat dipaksakan selesai sebelum Lebaran.

Hal ini mempertimbangkan kondisi lalu lintas, terutama di titik padat, seperti Jembatan Mangkuraja, agar tidak menimbulkan kemacetan parah.

"Kami juga mempertimbangkan aktivitas masyarakat. Jangan sampai perbaikan justru mengganggu mobilitas, apalagi menjelang Lebaran," tuturnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar bersabar dan ikut menjaga kondisi jalan yang telah diperbaiki.

Menurutnya, kerusakan jalan juga dipengaruhi oleh beban kendaraan berlebihan, terutama truk angkutan berat yang melintasi ruas jalan dalam kota.

"Jalan itu punya batas tonase. Kalau dilalui kendaraan berat terus-menerus, apalagi di wilayah pinggir sungai, struktur tanahnya bisa tergerus dan akhirnya cepat rusak," ucapnya.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan secara bertahap ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

Sementara itu Wahyu, salah seorang pengendara motor di Tenggarong, mengaku ikut merasakan langsung manfaat dari perbaikan jalan yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir.

"Sekarang jalannya sudah lebih mulus dan nyaman dilewati. Kami berterima kasih kepada Pemkab Kukar yang sudah merespons keluhan masyarakat," ujarnya. (dri)



Pasang Iklan
Top