
Bangunan SMPN 2 Tenggarong.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) menetapkan masa libur sekolah dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah selama 2 minggu.
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan di Kukar dan tertuang dalam surat edaran resmi Disdikbud.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, menjelaskan libur Idulfitri mulai tanggal 16 hingga 20 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 23 hingga 27 Maret 2026.
“Selama masa libur Idulfitri, peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan waktu untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan belajar mengajar akan kembali dilaksanakan secara normal pada Senin, 30 Maret 2026.
Pihak sekolah diminta menyesuaikan perencanaan pembelajaran selama Ramadan agar tetap sesuai dengan kalender pendidikan.
Selain itu, kepala satuan pendidikan juga diingatkan untuk tetap bertanggung jawab terhadap keamanan sarana dan prasarana sekolah selama masa libur berlangsung.
“Fasilitas sekolah harus tetap dijaga keamanannya. Saat pembelajaran kembali berjalan, pelaksanaannya juga harus memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan peserta didik,” kata Heriansyah.
Disdikbud Kukar juga mengajak orangtua dan wali murid untuk berperan aktif dalam mendampingi anak selama libur.
Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong kebiasaan positif, termasuk penguatan literasi, numerasi, serta pendidikan karakter.
Beberapa aktivitas yang dianjurkan, di antaranya kegiatan ibadah, membaca bersama keluarga, permainan edukatif, hingga kegiatan seni dan olahraga sesuai minat anak.
Selain itu, orangtua diminta untuk mengawasi penggunaan gawai dan internet oleh anak, dengan membatasi waktu penggunaan serta memastikan akses terhadap konten yang aman dan bermanfaat.
“Pengawasan orangtua penting agar anak terhindar dari konten negatif, seperti kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan, dan disinformasi,” tuturnya.
Sementara itu Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus, mengaku pihaknya mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan Disdikbud Kukar.
Ia mengemukakan, para oelajar telah menjalani pembelajaran selama Ramadan dan akan merayakan Idulfitri bersama keluarga di rumah.
“Kami mengimbau orangtua untuk tetap mengawasi anak selama libur, agar waktu yang ada dapat dimanfaatkan secara positif,” ucapnya. (Dri)