
Personel dari KPJ Kukar yang tengah tampil.(Foto : Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Suasana Pasar Ramadan di Tangga Arung Square (TAS) dipastikan tidak akan hening, karena selama bulan suci ini, alunan musik merdu dari Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kutai Kartanegara (Kukar) akan terus menemani para pengunjung yang berburu takjil.
Ketua KPJ Kukar Kikit Jeck menjelaskan komunitas yang dipimpinnya berasal dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kukar dan juga merupakan bagian dari Institut Musik Jalanan Indonesia.
"Kami ini dari KPJ Kukar, kebetulan juga anggota dari Institut Musik Jalanan Indonesia. Jadi memang kami bergerak bersama teman-teman musisi jalanan," ujarnya pada Kutairaya.com, Jumat (27/2/2026).
Untuk mengisi Pasar Ramadhan tahun ini, KPJ Kukar bekerja sama dengan pengelola Tangga Arung Square.
"Selama ini kami kerja sama dengan pengelola pasar Tangga Arung Square. Kami mandiri. Tujuannya bisa menghibur pengunjung dan jadi ruang ekspresi teman-teman musisi jalanan di Kukar," ungkapnya.
Untuk penghasilan, komunitas ini masih mengandalkan kotak apresiasi dari para pengunjung yang terhibur
KPJ Kukar bukan komunitas baru. Komunitas inj sudah ada sejak 2013, saat para musisi jalanan di Kukar mulai sering berkumpul dan akhirnya membentuk kelompok.
Perjalanan mereka semakin serius ketika pada 2022 mengikuti Festival Suara Musik Jalanan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Institut Musik Jalanan di Jakarta. Saat itu, KPJ Kukar berhasil masuk 10 besar nasional dan tampil di final yang digelar di Gedung DPR RI Jakarta pada 10 November 2022.
"Alhamdulillah waktu itu kami dari Kukar terpilih 10 besar di Indonesia. Kami berangkat ke Jakarta untuk final. Itu pengalaman luar biasa buat kami," tambahnya.
Soal genre, KPJ Kukar tak terpaku pada satu warna musik. Masing-masing anggota memiliki ciri khas dan grup sendiri. Bandnya sendiri dikenal dengan musik yang terinspirasi dari Iwan Fals.
"Kalau saya sendiri lebih ke arah Iwan Fals. Ada juga teman-teman yang main pop, pop dut, dan lainnya. Jadi beragam, tergantung siapa yang tampil," tuturnya.
Meski sudah mendapat beberapa dukungan, KPJ Kukar tetap berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah
"Karena kita sama-sama dari jalanan, nggak bisa berharap banyak. Tapi kalau memang ada kekurangan, mungkin bisa ada support supaya lebih enak lagi didengarkan," tukasnya. (*Zar)