
Banner Turnamen MLBB.(Foto: Dok. Arch Turnamen)
TENGGARONG, (Kutairaya.com): Pemuda-pemudi Kecamatan Loa Janan kini berkesempatan untuk menunjukkan kemampuan di dunia esport melalui turnamen Mobile Legends yang pendaftarannya dibuka pada 19 Februari 2026 dan pertandingan akan berlangsung pada 21 Februari 2026 di Cafe Rooftop Hamka, Kecamatan Loa Janan.
Turnamen ini terbuka bagi masyarakat Loa Janan yang memiliki minat dan kemampuan dalam permainan Mobile Legends Bang Bang (MLBB).
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah positif bagi para pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat solidaritas komunitas gamer di daerah tersebut.
Wakil Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Yusuf, menjelaskan, tujuan kegiatan ini memberikan jam terbang bagi komunitas Mobile Legends di Loa Janan agar semakin berkembang.
"Tujuannya lebih ke menambah jam terbang komunitas MLBB, supaya makin terlihat bibit-bibit pemain berbakat di Loa Janan," ujar Yusuf pada Kutairaya.com, saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).
Selain itu, turnamen ini juga menjadi upaya untuk mengarahkan generasi muda pada kegiatan yang lebih positif. Ia menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menghindarkan anak muda dari judi online (judol).
"Kami ingin teman-teman fokus ke kegiatan yang positif, bukan ke hal-hal seperti judi online. Esports bisa jadi wadah yang lebih sehat dan produktif," jelasnya.
Tak hanya berfokus pada pengembangan bakat, pihaknya juga mendukung pelaku UMKM. Dengan berlangsungnya turnamen di Cafe Rooftop Hamka, diharapkan dapat meningkatkan penghasilan dan kunjungan ke kafe tersebut.
"Kami memang sengaja mengadakan di kafe untuk membantu meningkatkan pendapatan mereka juga," tambahnya.
Turnamen ini bukan yang pertama kali digelar. Sebelumnya, kegiatan sama juga telah dilaksanakan pada Desember 2025 dan mendapat sambutan yang baik.
"Waktu pertama diadakan bulan Desember kemarin, antusiasnya lumayan ramai," imbuhnya.
Untuk kali ini, pihaknya membatasi jumlah tim, maksimal 24 tim.
"Kuotanya 24 tim, disesuaikan dengan kapasitas kafe. Kami khawatir kalau terlalu banyak tidak muat," sebutnya.
Mengenai dukungan, ia juga mengaku mendapatkan dukungan dari ESI Loa Janan.
"ESI mendukung sebagai media partner. Kadang juga membantu meminjamkan peralatan seperti proyektor atau HDMI kalau kami kekurangan. Kami berharap kualitas pemain esports di Loa Janan semakin meningkat, komunitas semakin solid, pelaku UMKM terbantu, dan generasi muda bisa jauh dari aktivitas negatif seperti judol," tandasnya. (*Zar)