• Senin, 04 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah (Foto : Andri wahyudi/kutairaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah, menegaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama dalam arah kebijakan pendidikan Kukar ke depan, terutama untuk menghadapi masa pascatambang.

Menurut Heriansyah, kekayaan sumber daya alam tidak dapat selamanya menjadi andalan.

Sehingga sektor pendidikan harus dipersiapkan secara serius melalui penguatan kualitas manusia dan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

"Kalau pascatambang, yang harus kita siapkan adalah manusianya. Tidak bisa hanya mengandalkan sumber daya alam," ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Ia menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal dan inventarisasi menyeluruh terhadap kondisi pendidikan di Kukar.

Pendekatan berbasis data dinilai penting agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

"Kita harus tahu kondisi sebenarnya. Berapa sekolah yang rusak, bagaimana kualitas SDM-nya, dan di mana letak persoalannya. Dari situ baru kita buat intervensi program," ujarnya.

Selain infrastruktur, Heriansyah menyebut tantangan terbesar justru terletak pada peningkatan kualitas manusia, baik tenaga pendidik maupun peserta didik.

Penurunan angka putus sekolah dan pembentukan karakter menjadi fokus utama.

Ia menambahkan, pendidikan di Kukar ke depan harus mampu melahirkan generasi yang berkualitas, memiliki kompetensi dan keterampilan, berintegritas, serta mampu beradaptasi di tengah perubahan zaman dan industri 4.0.

Dalam upaya tersebut, nilai-nilai budaya lokal juga akan diintegrasikan ke dalam proses pendidikan.

Budaya gotong royong, kejujuran, disiplin, dan kerja keras dinilai sebagai modal sosial yang penting untuk membangun karakter generasi muda.

"Budaya kita bukan sekadar dilestarikan, tapi digunakan untuk membangun manusia yang tangguh dan berdaya saing," katanya.

Lebih lanjut, Heriansyah mengatakan, penguatan ekosistem pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, akan memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi daerah.

Keberadaan lembaga pendidikan yang berkualitas diyakini mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai investasi masa depan daerah.

Ia berharap kepemimpinan baru di Disdikbud Kukar dapat menghadirkan terobosan dan semangat baru dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

"Pendidikan harus menjadi fondasi utama pembangunan Kukar ke depan," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top