
Jalan Muso Bin Salim, Tenggarong.(Foto: Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kerusakan Jalan Muso Bin Salim di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan akses pelayanan publik.
Jalan tersebut merupakan jalur utama menuju kantor Kelurahan Melayu.
Plt Lurah Melayu, Lenny Darmayanti mengatakan, kondisi jalan yang rusak parah telah dirasakan masyarakat selama lebih dari setahun.
Saat musim hujan, kondisi jalan semakin membahayakan akibat lubang besar yang tergenang air.
“Kami sangat prihatin. Warga yang hendak mengurus pelayanan ke kelurahan terganggu, bahkan kami khawatir dapat terjadi kecelakaan, terutama bagi lansia,” kata Lenny pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Tenggarong, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan, Jalan Muso Bin Salim menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat sekitar, sehingga perbaikannya sangat mendesak untuk segera direalisasikan.
Pihak kelurahan pun berharap perbaikan jalan tersebut dapat dikawal hingga tuntas.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Linda Juniarti, memastikan perbaikan Jalan Muso Bin Salim telah masuk dalam program pembangunan infrastruktur daerah.
“Penanganan Jalan Muso Bin Salim akan dilakukan dengan konstruksi rigid beton atau semenisasi. Tahun ini prosesnya sudah masuk tahap lelang, dan pelaksanaannya ditargetkan rampung pada 2026,” ujar Linda.
Menurutnya, perbaikan tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga penataan tikungan dan kemiringan jalan agar sesuai standar keselamatan.
Lebar jalan direncanakan mencapai sekitar 7,3 meter, melanjutkan pembangunan yang telah dikerjakan sebelumnya.
“Untuk badan jalan akan kita selesaikan terlebih dahulu. Drainase akan menjadi pekerjaan lanjutan agar fungsi jalan benar-benar optimal,” tambahnya.
Selain Muso Bin Salim, Dinas PU Kukar juga memiliki sejumlah agenda pembangunan infrastruktur lainnya di wilayah Tenggarong.
Namun, tidak seluruh ruas jalan dapat ditangani secara bersamaan mengingat keterbatasan anggaran.
Pemerintah daerah berharap dengan selesainya pembangunan Jalan Muso Bin Salim nantinya, aktivitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan di Kelurahan Melayu dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman. (Dri)