• Jum'at, 06 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt. Kepala Disperindag Kukar Sayid Fathullah.(Foto : Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kutai Kartanegara (Kukar) agar mampu bersaing di era digital terus dilakukan pemerintah daerah.

Salah satunya melalui penjajakan kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar dengan platform e-commerce Shopee.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan kerja sama tersebut difokuskan untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal Kukar.

Dalam waktu dekat, tim dari Shopee dijadwalkan akan berkunjung langsung ke Kukar untuk melakukan pemetaan potensi UMKM.

“Mereka akan datang langsung ke Kukar untuk mendata dan melihat potensi UMKM mana saja yang siap untuk dikembangkan dan dikerjasamakan,” kata Sayid.

Ia menjelaskan, Shopee dipilih karena memiliki jangkauan pemasaran yang sangat luas dengan basis pengguna yang besar.

Hal ini dinilai dapat menjadi peluang signifikan bagi pelaku UMKM Kukar untuk meningkatkan penjualan.

“Kalau UMKM kita bisa masuk ke marketplace besar seperti Shopee, tentu dampaknya luar biasa terhadap pemasaran produk,” ujarnya.

Sayid menambahkan, rencana kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Pemerintah Kabupaten Kukar dengan pihak Shopee di Jakarta yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kukar.

Pertemuan tersebut juga membahas optimalisasi fungsi pasar daerah agar mampu mengikuti perkembangan perdagangan digital.

Dalam tahap awal, kerja sama akan difokuskan pada pendataan pelaku UMKM, pemetaan produk unggulan, serta pemberian pelatihan khusus terkait pemasaran digital.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan platform e-commerce.

“Tidak hanya pendataan, tetapi juga akan ada pelatihan agar pelaku UMKM kita siap bersaing di pasar online,” tuturnya.

Disperindag Kukar juga telah menyiapkan pelaku UMKM yang dinilai siap untuk terlibat, terutama mereka yang selama ini aktif dan memiliki produk unggulan.

Sebagian besar pelaku usaha tersebut sebelumnya juga telah diperkenalkan dengan sistem pemasaran digital.

“Sebetulnya banyak UMKM kita yang sudah mengenal penjualan online, tinggal diperluas ke marketplace yang lebih besar,” ucap Sayid.

Sementara itu Wakil Bupati Kukar, H Rendi Solihin menegaskan, hasil pertemuan dengan pihak Shopee akan ditindaklanjuti melalui sosialisasi dan pendampingan awal kepada pelaku UMKM, khususnya yang berada di kawasan Tangga Arung Square, Tenggarong.

Menurutnya, pemerintah daerah akan menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari sumber daya manusia, perangkat pendukung, hingga ekosistem pemasaran digital, agar UMKM Kukar dapat segera bertransformasi ke sistem perdagangan berbasis digital.

“Targetnya UMKM kita tidak hanya bertahan, tapi naik kelas dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top