• Senin, 04 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kutai Kartanegara



Anggota DPRD Kukar, Eko Wulandanu.(Foto:Indri)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Eko Wulandanu, menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian dan perikanan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara legislatif, eksekutif, dan berbagai stakeholder menjadi kunci keberhasilan program ini.

Eko menegaskan bahwa minimnya aspirasi pada perubahan anggaran sebelumnya sedikit memengaruhi pelaksanaan program pemberdayaan. Meski demikian, DPRD tetap berkomitmen memastikan kegiatan di desa-desa tetap berjalan, terutama yang bersifat mendesak.

"Kita upayakan jalan keluar agar kegiatan tetap berjalan meski aspirasi minim. Yang paling urgent sekarang adalah pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian dan perikanan," ungkap Eko Wulandanu, Jum’at (21/11/2025).

Menurutnya, penyamaan persepsi antara eksekutif dan legislatif menjadi hal yang krusial. Tanpa keselarasan, program yang dijalankan bisa tidak efektif dan jauh dari tujuan yang diharapkan.

Eko menambahkan, keterlibatan semua pihak terkait, termasuk stakeholder lokal, sangat penting untuk mendukung pelaksanaan program. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ketahanan pangan di Kutai Kartanegara.

"Kami berusaha melibatkan semua stakeholder agar saling mendukung. Ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi masyarakat, karena tanpa itu, kesejahteraan mereka sulit tercapai," jelas Eko.

Pemberdayaan sektor pertanian dan perikanan ini menjadi prioritas DPRD, mengingat wilayah Kukar memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Eko menekankan, program yang berjalan harus berkelanjutan dan menyesuaikan kondisi lapangan. Hal ini penting agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

"Fokus kita adalah memastikan masyarakat memperoleh manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan, terutama yang berkaitan dengan pangan dan ekonomi lokal," tambahnya.

Dengan langkah ini, DPRD Kukar berharap ketahanan pangan di daerah dapat menjadi modal utama pembangunan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian dan perikanan. (adv)



Pasang Iklan
Top