
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menyampaikan sambutan di podium dalam acara Dies Natalis Fakultas Kesehatan Unmul ke-24, Senin (03/11/2025).(Foto: Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul), resmi merayakan Dies Natalis Ke - 24, dengan semangat kolaborasi dan komitmen, untuk memperkuat kualitas kesehatan di Kalimantan Timur. Dalam acara ini, turut hadir juga Aulia Rahman Basri, selaku Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.S., IPU., ASEAN Eng, selaku Rektor Unmul, Dr. Nataniel Tandirogang, M.Kes., selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. Abdullah Iskandar, selaku Ketua Senat Fakultas Kedokteran, serta jajaran senat dan para civitas akademika Unmul.
Pembukaan acara dilakukan secara resmi, oleh Ketua Senat Fakultas Kedokteran Dr. Abdullah Iskandar, yang menjadi tanda momentum dua dekade lebih, perjalanan panjang Fakultas Kedokteran Unmul, dalam upayanya untuk melahirkan, tenaga medis yang profesional di Bumi Etam.
"Bismillah, Acara Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unmul Tahun 2025, dengan ini saya nyatakan dibuka," ucapnya yang disambut langsung oleh gemuruh tepuk tangan, para peserta acara.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Unmul Dr. Nataniel Tandirogang, menegaskan, bahwa Fakultas akan terus berproses, agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan, dan kualitas pelayanan kesehatan di Kaltim.
"Tentunya, kami akan terus berupaya dan mendorong, agar pengembangan kualitas Fakultas Kedokteran Unmul, terutama untuk mendukung peningkatan ketersediaan tenaga dokter, baik dokter umum maupun dokter spesialis, di Kalimantan Timur," ucapnya.
Ia juga menyoroti bahwa, Kabupaten Kutai Kartanegara masih mengalami kekurangan, yang siginifikan untuk tenaga medis. Besar harapannya, agar Pemerintah Kabupaten Kukar (Pemkab Kukar), mau mendukung percepatan peningkatan jumlah dokter, agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin merata dengan cepat.
Rektor Unmul, Prof. Abdunnur, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi, dan perjuangan seluruh civitas akademika Fakultas Kedokteran, yang selama ini telah berkontribusi besar, terhadap pembangunan kesehatan di Kaltim.
"Selama 24 tahun berdiri, Fakultas Kedokteran Unmul sudah melahirkan lebih dari 1.100 dokter. Ini angka yang besar, dan merupakan suatu pencapaian yang luar biasa, para dokter ini membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, di daerah," lanjutnya.
Ia juga menambahkan, Unmul juga akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan pendidikan, hingga ke wilayah pelosok, agar para generasi penerus, dapat memiliki akses ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Partisipasi pendidikan di Kaltim, masih berada di 21 persen, angka ini dibawah target nasional yang berada di 30 persen. Tentu ini menjadi suatu tantangan besar, dan Unmul akan menjadi bagian penting, dalam meningkatkan angka tersebut," tegasnya.
Rektor menutup sambutannya, dengan ucapan selamat ulang tahun kepada Fakultas Kedokteran Unmul, dan menegaskan akan pentingnya sinergitas yang kuat, antara Universitas dan Pemerintah Daerah (Pemda).
"Selamat Dies Natalis Ke-24. Terus melangkah maju, terus bersinergi dengan Pemerintah, untuk bisa melahirkan tenaga kesehatan yang unggul, dan memiliki daya saing berkualitas," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menyampaikan rasa syukurnya, serta apresiasinya atas kontribusi Unmul terhadap pembangunan kualitas kesehatan di Kukar.
"Puji Syukur, dan Terima Kasih kepada Rektor Unmul, dan seluruh civitas akademika. Banyak program pembangunan di Kukar, yang bisa terlaksana berkat kerjasama dengan Unmul," tuturnya.
Ia juga menegaskan, bahwa komitmen Pemkab Kukar, untuk terus mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran Unmul. Sebagaimana untuk menunjukkan bentuk dukungan nyata, Pemkab Kukar memberikan hibah satu unit kendaraan operasional, untuk fakultas tersebut.
"Dengan hadirnya kendaraan ini, merupakan simbol kolaborasi bersama, untuk meningkatkan kualitas kesehatan," sambungnya
Lanjut, ia juga menyebutkan, terkait RSUD A.M. Parikesit sebagai rumah sakit satelit, yang akan berkolaborasi dengan Unmul, untuk memperkuat pelayanan kesehatan.
Ia merencanakan untuk memperluas kerjasama, ke sejumlah fasilitas kesehatan lain di Kukar, seperti RS di Samboja, Kota Bangun, Muara Badak, dan juga Marangkayu.
"Tentu kami masih kekurangan dokter umum dan spesialis. Oleh karena itu, kami sangat mendukung penuh, para mahasiswa asal Kukar yang kuliah di Fakultas Kedokteran Unmul, termasuk juga pembiayaan kuliah dan biaya hidupnya," jelasnya.
Dirinya juga turut senang ketika memberitahukan, bahwa kesiapan daerahnya untuk menjadi lokasi KKN Tematik Unmul, hal ini sebagai bentuk sinergi dalam pemerataan layanan kesehatan, dan juga pendidikan di daerah.
"Kami tentunya sangat menyambut para mahasiswa Unmul, yang melakukan KKN Tematik di Kukar. Kami siap mendukung mereka," tandasnya. (*Abi)