• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Penyerahan Bantuan Mesin Jahit Kepada Pengrajin Sulam Tumpar di Tenggarong (Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Geliat perekonomian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus tumbuh di era digitalisasi.

Selain itu dukungan dari pemerintah menjadi salah satu daya dorong bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), baik yang sudah berjalan maupun yang baru merintis.

Salah satunya, Olivia Kristia, perajin Sulam Tumpar di jalan Alimudin, Gang Rukun Tenggarong mengaku selama ini usaha yang digelutinya tidak berjalan sesuai dengan harapan.

Mulai dari kendala Sumber Daya Manusia (SDM) hingga fasilitas pendukung produksi yang masih minim, sehingga usaha yang dijalankan tidak sesuai harapan.

"Dengan hadirnya pemerintah dalam memberikan support peralatan dan pembinaan, membuat kami tetap berjalan hingga sampai saat ini pesanan terus datang," ucapnya, Rabu (22/10/2025).

Seperti saat ini, para perajin sudah mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah Daerah, berupa bantuan mesin jahit.

"Bantuan mesin jahit ini sangat membantu sekali, untuk produksi jahit-menjahit kami. Tentunya karena kami ini fokus di sulam tumpar, kerajinan khas dari Dayak Benuaq. Jadi memang kalau untuk sekarang itu terkendala, karena kurangnya peralatan, seperti mesin jahit ini. Kami sangat berterima kasih sekali karena ada bantuan ini," ucapnya.

Ia sudah menekuni usahanya selama satu tahun terakhir, karena melanjutkan usaha dari orangtua.

Kebetulan orangtua itu cuma fokus pada tumpar saja, tapi coba mengkombinasikannya untuk lebih dikreasikan lagi.supaya bisa lebih dikenal.

"Harapannya untuk perajin-perajin seperti kami ini lebih diberdayakan lagi, karena memang kurangnya perhatian juga, seperti misalnya kami membuat tumpar itu harganya tidak sesuai, padahal pengerjaannya itu cukup lama dan mengurus banyak waktu," ujarnya.

Kurangnya minat untuk membeli kerajinan-kerajinan, seperti kerajinan tradisional ini, jadi alasan ini pelaku usaha lebih memilih untuk menjadikan usaha kerajinan sebagai sampingan saja, bukan pekerjaan utama.

"Harapannya semakin diberdayakan saja perajinnya. Kalau saya fokusnya di bidang sulam tumpar, doyo. Kerajinan-kerajinan dayak benuaq," tuturnya

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, dalam memberikan pembinaan dan dukungan kepada para pelaku UMKM, Disperindag selalu memberikan yang terbaik.

"Salah satu yang kami berikan adalah bantuan mesin jahit dan mengikutkan para pelaku UMKM pada event-event besar di luar daerah, dengan harapan dapat membantu mempromosikan produk mereka," tuturnya. (dri)



Pasang Iklan
Top