• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.(Andri wahyudi/kutairaya)

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat upaya pemerataan akses digital di seluruh wilayah. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa pada tahun 2026, seluruh desa di Kukar ditargetkan sudah memiliki akses internet, termasuk di tingkat Rukun Tetangga (RT) melalui skema penyediaan satelit internet berbasis Starlink.

"Status 2026, kita ingin memastikan bahwa seluruh desa di Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki akses internet. Kebijakan dan pembiayaannya sudah kita siapkan," ujar Aulia Rahman Basri, Kamis (23/10/2025).

Menurut Bupati Aulia, pihaknya semula berencana menggunakan layanan Starlink sebagai penyedia utama. Namun, belakangan terdapat perubahan kebijakan dari pihak provider, khususnya untuk kategori rumah tangga seperti yang telah digunakan di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Anggana.

"Kami mendapat informasi bahwa Starlink untuk kategori rumah tangga sudah tidak tersedia lagi. Ini sedang kami diskusikan dengan pihak provider agar bisa dicarikan solusi terbaik. Kalau menggunakan provider lain, biayanya jauh lebih tinggi," jelasnya.

Bupati Kukar menuturkan, ke depan, program ini akan dikaitkan dengan alokasi dana Rp150 juta per RT. Melalui skema tersebut, setiap RT akan memiliki akses internet mandiri menggunakan satelit Starlink, sehingga masyarakat bisa menikmati layanan internet dengan biaya langganan yang terjangkau.

"Setiap RT nanti akan punya Starlink sendiri. Masyarakat bisa berlangganan sesuai kebutuhan. Biaya awal pemasangan sekitar Rp5–7 juta dan langganan bulanan hanya sekitar Rp2 juta. Ini bisa ditanggung dari dana RT dan sangat terjangkau," terangnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk memastikan bahwa seluruh wilayah, mulai dari unit terkecil pemerintahan, memiliki jaringan internet yang stabil dan merata.

"Kita ingin memastikan dari tingkat kelembagaan terkecil, RT, sudah bisa mengakses internet. Dengan begitu, di tingkat desa dan kecamatan, akses internet bisa lebih terjamin," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Aplikasi Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar, Eri Hariyono, menjelaskan bahwa program Internet Desa merupakan salah satu dari 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Tahun 2025 ini, pihaknya sedang melakukan pemetaan lokasi dan kebutuhan infrastruktur internet di seluruh desa.

"Tahun ini fokus kami adalah pemetaan. Tujuannya agar hasilnya lebih presisi, sehingga saat implementasi tidak banyak kesalahan teknis," ujar Eri.

Menurutnya, kondisi geografis Kukar yang luas dan beragam menjadi tantangan tersendiri. Masih banyak wilayah yang belum terjangkau sinyal, terutama di daerah perbukitan dan pelosok seperti di Bendang Raya dan desa-desa di bawah kawasan perbukitan.

"Ada desa yang di pusatnya sinyalnya bagus, tapi di RT atau dusun yang letaknya di bawah tidak ada jaringan sama sekali. Karena itu, pemetaan menjadi langkah penting sebelum implementasi," jelasnya.

Eri menambahkan, pada tahun 2026 implementasi program akan dimulai secara bertahap. Fokus utama diarahkan pada dua hal, yakni penguatan pelayanan masyarakat di kantor desa dan penyediaan internet gratis bagi masyarakat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim.

"Kalau ditanya berapa desa yang akan mendapat layanan, targetnya seluruh desa. Namun, pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kondisi lapangan," katanya.

Saat ini, Diskominfo Kukar masih menunggu penetapan anggaran bersama Bappeda dan BPKAD. Dalam perubahan anggaran tahun ini, baru dialokasikan untuk kegiatan pemetaan.

"Dana untuk pemetaan memang tidak besar, tapi cukup untuk menentukan teknologi yang tepat untuk masing-masing desa. Kalau tahun depan memungkinkan, baru kita lanjutkan ke tahap implementasi," tambah Eri.

Selain program Internet Desa, Diskominfo Kukar juga menjadi pengampu program digitalisasi di berbagai sektor, seperti dashboard pariwisata, layanan RT, serta dukungan digitalisasi layanan publik di seluruh perangkat daerah.

"Kami berperan mendukung seluruh perangkat daerah agar transformasi digital di Kukar berjalan optimal, sesuai visi Kukar Idaman Terbaik," tutupnya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top