• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Jajanan khas Kutai jadi salah satu primadona untuk dibeli sebagai oleh oleh bagi siapapun yang berkunjung ke kota Raja Tenggarong.


TENGGARONG, (KutaiRaya.com)Dari banyakya makanan kekinian, jajanan tradisional khas Kutai masih banyak diminati oleh masyarakat,salah satunya adalah jajanan tradisional khas Kutai milik Siti Normiah.

Jajanan tradisional milik Siti Normiah terletak di Jalan Kartini Gang 4, dan di Simpang Odah Etam (SOE) setiap Malam Minggu, Tenggarong, sering dibanjiri pembeli.

Ia menjual beragam jajanan tradisional khas Kutai seperti bolu beras, roti balok,kue cincin, bolu bakkar, elat sapi dan kue tole tole.

"Yang saya jual macam-macam, ada bolu beras, roti balok, kue cincin, bolu bakar, elat sapi, sampai kuee tole-tole," sebutnya pada Kutairaya. com, Kamis (29/5/2025).

Dari sekian banyaknya Jajanan tersbut, yang paling banyak diminati dan dijadikan oleh oleh khas Kutai ialah kue cincin, kue tole tole dan bolu beras.

"Untuk harga, kami memberikan harga kisaran Rp10.000 hiingga Rp12.000 per bungkus, " ujarnya.

Usaha jajanan tradisional milik bu Siti Normiah ini berdiri sejak tahun 2011 yang berawal dari resep warisan turun temurun keluarga. "Dulu nenek yang mulai bikin jajanan khas Kutai, terus dilanjutkan mama, karena masih banyak yang suka, saya ikut bikin sampai sekarang,"jelas Siti.

Jajanann miliknya sudah tersebar luas di berbagai daerah seperti Samarinda, Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang, Tenggarong bahkan terdapat di daerah hulu.

"Jajanan ini kami pasarkan ke toko toko atau warung, bahkan sempat beberapa orang mesan dari berbagai daerah seperti samarinda, Tenggarong Seberang bahkan sampai daerah hulu, " ungkapnya.

Setiap hari, Ia bisa mendapat penghasilan sekitar Rp 1 juta, namun di setiap malam Minggu di SOE omsetnya bisa melonjak naik hingga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta.

"Kalau malam Minggu diSOE dari jam setengah lima sore sampai sepuluh malam tuh rame banget, saya sampe keteteran," katanya.

Lebih lanjut, usahanya mendapat Bantuan dan dukungan dari pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM, bantuan yang didapat seperti kompor, oven, tempat berdagang di SOE hingga tenda dagang

"Kami diberikan bantuan berbagai fasilitas seperti kompor, oven, tempat berdagang di SOE hingga tenda dagang yang diberikan secara gratis, kami hanya sediakan meja dan kue kue saja, " pungkasnya.

Jajanan tradisional khas Kutai ini agar selalu di pertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat. "Kue kue tradisional khas Kutai ini harus selalu kita lestarikan bahkan dipertahankan agar orang orang luar tau dengan ciri khas kita, " tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top