• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur menjadi momentum strategis bagi berbagai institusi, termasuk Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda. Sebagai salah satu garda terdepan dalam pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), LAN Samarinda memegang peran krusial dalam melahirkan pemimpin masa depan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2025 dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik LAN Samarinda di antaranya adalah Asmi Riyandi Elvandar, Budy Setyawan, Sri Mulyati, Karuniati Tingai, dan Muhammad Ramli.

Dalam era globalisasi yang penuh dinamika dan tantangan, birokrasi dituntut untuk lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. LAN memegang peran strategis dalam menyiapkan ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan untuk mendorong perubahan positif di lingkungan kerjanya.

Meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran, pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan oleh LAN tetap berlangsung maksimal tanpa mengurangi kualitas maupun kuantitas pelatihan.

Pelatihan ini bukan sekadar mendengar ceramah atau menyelesaikan modul pembelajaran, melainkan merupakan proses transformatif yang mendorong peserta untuk keluar dari zona nyaman, berpikir kritis, dan menciptakan inovasi berdampak bagi lingkungan kerja serta masyarakat sebagai penerima manfaatnya.

Pemindahan IKN ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara tidak hanya merupakan pergeseran administratif, melainkan juga perubahan paradigma birokrasi. IKN dirancang sebagai kota cerdas dan hijau yang menuntut sumber daya manusia unggul, kreatif, serta tanggap terhadap dinamika global.

Menjawab tantangan tersebut, LAN Samarinda terus melakukan berbagai terobosan dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN. Plt.

Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik LAN Samarinda, Dr. Rahmat, MA menyampaikan bahwa lembaganya kini berfokus pada penguatan kepemimpinan strategis, inovasi kebijakan, dan nilai-nilai etika pelayanan publik.

"Kami ingin memastikan bahwa ASN kita tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan visi jangka panjang untuk membawa perubahan. Samarinda sebagai kota penyangga IKN memiliki peran strategis. Kami siap menyambut peradaban baru ini dengan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni. Inilah saatnya Kalimantan Timur bangkit dan menjadi pusat kepemimpinan nasional," ungkapnya penuh optimisme.

Berbagai program pelatihan seperti PKA, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), dan Diklat Teknis Tematik telah dirancang ulang agar lebih kontekstual dengan kebutuhan IKN. Materi pelatihan kini menggabungkan teknologi digital, kepemimpinan transformasional, serta wawasan lingkungan dan sosial-budaya lokal Kalimantan Timur.

LAN Samarinda juga aktif berkolaborasi dengan akademisi dari perguruan tinggi dan praktisi kebijakan untuk memperkuat dimensi lokalitas dalam pembangunan kepemimpinan. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati terhadap masyarakat dan alam Kalimantan.

Dampak Positif Pelatihan Kepemimpinan LAN Samarinda :
* Peningkatan Kompetensi Individu: Peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan strategis seperti komunikasi kepemimpinan, manajemen konflik, dan pemikiran sistemik.
* Perbaikan Layanan Publik: Proyek perubahan yang diimplementasikan mendorong penyederhanaan birokrasi, digitalisasi layanan, serta peningkatan kepuasan masyarakat.
* Efisiensi Anggaran: Inovasi yang dihasilkan mampu menghemat anggaran melalui optimalisasi proses dan pengurangan inefisiensi.
* Replikasi Inovasi: Keberhasilan proyek mendorong instansi lain untuk mengadopsi inovasi serupa, menciptakan efek domino dalam peningkatan kinerja birokrasi secara luas.

Dengan semakin dekatnya realisasi IKN, harapan terhadap ASN sebagai motor penggerak pembangunan semakin besar. LAN Samarinda berkomitmen menjadi katalisator perubahan, memastikan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi hadir nyata dalam sikap dan tindakan para pemimpin masa depan. (dri)



Pasang Iklan
Top