• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Banjir di wilayah hulu Kabupaten Kukar terus meninggi dan merendam permukiman warga hingga fasilitas umum lainnya. Peristiwa ini telah terjadi sejak satu pekan yang lalu.

Dari video yang beredar di media sosial, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa sekitar 150 cm. Hal ini mengakibatkan akses mobilisasi masyarakat terhambat.

Peristiwa banjir ini merendam sejumlah Kecamatan di wilayah hulu diantaranya, Kecamatan Kota Bangun, Tabang, Kembang Janggut, Muara Kaman dan sekitarnya.

Koordinator Lapangan Badan Penanggulngan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Eko Suryawinata menjelaskan, khusus di Desa Sari Nadi Kecamatan Kota Bangun Darat ada sekitar 300 rumah yang terdampak. Dari peristiwa ini tak ada korban jiwa, tapi akses masyarakat menjadi terputus.

"Banjir ini terjadi disebabkan oleh perubahan faktor cuaca yang terus menerus hujan, sehingga air Sungai Mahakam meluap," jelas Eko Suryawinata pada Kutairaya, Rabu (9/4/2025).

Dalam hal ini, pemerintah daerah melalui BPBD Kukar terus siap dan siaga dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir. BPBD Kukar telah mendirikan pos gabungan, tenda pengungsian, dapur umum, hingga patroli gabungan juga dilakukan untuk menghimbau masyarakat yang bermukim di pinggir sungai supaya lebih waspada terhadap curah hujan yang tinggi dan mewaspadai kiriman air.

"Ini upaya kita dalam melayani masyarakat, khususnya yang terkena musibah banjir. Masyarakat harus juga lebih waspada khususnya rumah yang dipinggir Sungai Mahakam," ucapnya.

Sementara untuk lokasi lainnya masih dalam pantauan BPBD Kukar. Jika itu lebih parah BPBD Kukar langsung bergerak cepat, untuk mengambil tindakan. (Ary)



Pasang Iklan
Top