• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Diskop-UKM Kabupaten Kutai Kartanegara, Dianto Raharjo

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat, pada tahun ini Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) bakal membangun Klinik UMKM di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Anggana, Kota Bangun, dan Muara Badak.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Diskop-UKM Kabupaten Kutai Kartanegara, Dianto Raharjo, mengatakan Klinik Koperasi dan UMKM adalah sebuah wadah layanan pengembangan usaha terpadu yang menyediakan layanan terhadap pengembangan usaha yang cepat, mudah dan profesional.

"Tujuan didirikan klinik ini adalah untuk memberikan layanan gratis kepada masyarakat dan pelaku usaha yang berada di wilayah Kabupaten Kukar. Dan klinik ini didesain untuk memenuhi kebutuhan koperasi dan umkm yang berorientasi pada pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan pelaku usaha." kata Dianto kepada KutaiRaya.com Senin (4/9/23).

Ia menyebutkan bahwa tahun ini rencananya DiskopUKM Kukar akan bangun Klinik Koperasi dan UMKM di Kecamatan Anggana, Kota Bangun, dan Kecamatan Muara Badak.

"Kenapa kita fokuskan kesini, karena di kecamatan tersebut sudah ada UMKM centernya. Jadi kita optimalkan KLINIK UMKM di UMKM Center tersebut. Dengan adanya klinik ini harapan kami masyarakat yang ada di Kecamatan, tidak usah jauh-jauh ke DiskopUKM hanya untuk minta fasilitasi NIB dan pelatihan oleh Dinas." jelasnya.

Lanjutnya, jadi klinik ini ibaratnya puskesmasnya yang ada di kecamatan, rumah sakitnya di kabupaten. Seperti klinik UMKM ini rujukan masalah cukup di kecamatan.

"Contohnya mereka mau menginformasikan kendala dan fasilitasi NIB tidak perlu ke Kabupaten tapi cukup di Klinik UMKM itu dan nanti petugas kita yang akan merekap bahwa dari kelompok ini, tanggal sekian mau difasilitasi NIB berapa orang."ungkapnya.

Ia menambahkan pembangunan klinik ini salah satu program dedikasi pak Bupati Kukar Edi Damansyah. Jadi DiskopUKM harus bisa membangun Klinik Koperasi dan Umkm ini supaya para pelaku usaha tidak sulit untuk mengakses lagi apa yang diperlukan. Sehingga mereka cukup berkonsultasi di klinik tersebut. (*dri)



Pasang Iklan
Top