• Sabtu, 20 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) merupakan langkah untuk mengentaskan kemiskinan.

Pemkab Kukar melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar telah menargetkan untuk perbaikan 100 unit RTLH selama tahun 2023, upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman (P3KP) Disperkim Kukar, Andi Muhammad Yahya, mengungkapkan bahwa program perbaikan RTLH ini bekerjasama dengan Kodim0906/KKR dengan konsep swa kelola, di mana satuan tentara membantu dalam proses pengerjaan, mempercepat proyek ini.

"Meskipun ada beberapa kendala terkait verifikasi data DTKS yang memerlukan perubahan, upaya untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diberikan kepada yang membutuhkan sangat penting." ungkapnya.

Andi menyebut, sampai dengan bulan Agustus 2023 sudah ada 100 unit rumah dari 231 target rumah yang dilakukan di klaster satu. Meliputi Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu dan Loa Janan.

"Jadi proses klaster 1 sudah ada 100 unit tersisa 131 unit yang dalam pengerjaan semoga bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.

Andi mengatakan dengan anggaran sebesar Rp 50 miliar dan estimasi pembiayaan per unit rumah senilai Rp 50 juta rupiah, semoga program renovasi ini berhasil mencapai targetnya dan memberikan bantuan yang signifikan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kukar.

"Kami optimis dapat menuntaskan renovasi terhadap 1.000 unit RTLH pada tahun ini. Dan kami berharap ini dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat." pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top