• Sabtu, 20 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





PASER (KutaiRaya.com) - Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim melakukan kunjungan kerja ke RSUD Panglima Sebaya, Tana Paser dalam rangka monitoring Sarana, Prasarana dan Fasilitas Rumah Sakit, Selasa (15/08/2023).

Kunjungan kerja ini dipimpin anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP, didampingi anggota komisi IV lainnya Hj. Sukmawati dan Yenni Eviliana, diterima manajemen RSUD Panglima Sebaya.

Salehuddin mengatakan, kalau secara umum dari sisi pelayanan RSUD ini memang cukup baik, itu dibuktikan dari proses kelas rumah sakit tersebut yang tadinya statusnya C sekarang B.

"Disamping itu manajemen rumah sakit juga melakukan pembenahan, termasuk misalnya memperluas ruang intermediet kemudian juga ada membuka khusus poli jiwa, saya pikir ini sudah cukup bagus tinggal melengkapi dari sisi sarana prasarana yang memang dasarnya sudah ada, tinggal proses pembenahan sarana berikutnya," tuturnya.

Politikus Golkar ini mengaku, bahwa yang tidak kalah pentingnya mereka berkomitmen untuk bagaimana peningkatan jumlah maupun kualitas tenaga kesehatan termasuk ada melaksanakan tugas khusus pendidikan spesialis dan ini sudah berjalan dengan baik.

"Tinggal bagaimana pihak Provinsi Kaltim, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk membeck up misalnya bagaimana harapan dari para nakes di rumah sakit tersebut minimal ada penyamaan insentif yang diterima teman-teman nakes di lingkup Puskesmas. Karena lanjut Salehuddin, kalau bicara tanggung jawab kemudian beban kerja hampir sama, bahkan lebih berat di rumah sakit, " terangnya.

Ia berharap, pihak manajemen rumah sakit tersebut terus melakukan proses penyempurnaan sarana dan prasarana.

"Kemudian kuantitas maupun kualitas tenaga kesehatan yang akan berimbas pada proses layanannya kepada masyarakat," tutupnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kaltim lainnya Yenni Eviliana menambahkan, pada tahun 2022 rumah sakit ini ada peningkatan status dari C ke B, dan rumah sakit ini telah berprogres semuanya membaik seperti manajemen rumah sakit, pelayanan dan juga aduan masyarakat yang sangat kecil sekarang.

Ia berharap, rumah sakit ini semakin baik dan dapat menjadi contoh rumah sakit lainnya, dengan alat-alat yang lebih lengkap, serta dokter spesialis yang lebih lengkap lagi termasuk pelayanan juga membaik.

"Mereka juga memasukkan proposal kemarin, dan rumah sakit ini pada tahun 2023 telah mendapatkan bantuan keuangan dari Provinsi Rp 12 Miliar untuk pembangunan poli jiwa, semoga di 2024 ada penambahan terus, yang terpenting alat kesehatan dan ruangan," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan
Top