• Kamis, 25 Juli 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Rencana relokasi para pedagang Pasar Tangga Arung ke Lapangan Pemuda di Kelurahan Sukarame mendapat penolakan dari pihak sekolah yang lokasinya berdekatan dengan lapangan tersebutm salah satunya SDN 005 Tenggarong.

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat Lapangan Pemuda sebagai satu-satunya sarana olahraga bagi siswa siswi yang terdekat dan juga mudah dijangkau. Karena lokasinya yang strategis di dekat sekolah.

Tentunya dengan kondisi tersebut, pihak sekolah meminta agar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) agar mempertimbangkan lagi rencana relokasi pedagang di Lapangan Pemuda, dan mencarikan solusi tempat yang lain.

Imam Murhid salah satu guru di SDN 005 Tenggarong mengungkapkan, bahwa sebenarnya pihak sekolah sangat keberatan. Dengan akan diadakannya relokasi pedagang pasar tangga arung ke lapangan pemuda ini.

"Karena lapangan ini sangat fital, selain bagi kami juga bagi masyarakat sekitar sini. Selain SDN 005, yang menggunakan lapangan pemuda ada SMK Geologi Pertambangan Tenggarong, SMK YPK, SMAN 1 Tenggarong dan SDN 03 Tenggarong." ujar Imam Sabtu (12/8/23).

Dan juga lapangan ini di gunakan hampir setiap hari sebagai sarana untuk pendidikan anak-anak. Seandainya ini dirubah untuk jadi pasar, lalu kemana lagi, karena banyak sekolah di sini tidak memiliki lapangan sendiri.

Ia mengungkapkan tentu dampaknya akan sangat berpengaruh pada pendidikan anak untuk olahraga. Terutama untuk rekreasi dan lainnya, selain untuk sekolah, lapangan ini juga digunakan untuk kegiatan masyarakat yang lain.

"Jadi kami merasa sangat keberatan. Kami mohon kepada pemerintah jangan lah dipindah kesini. Pikirkan dulu, cari alternatif lain, kalaupun bisa misalnya ke Pasar Mangkurawang atau kemana. Mungkin di usahakan, usahakan jangan mengambil alih lapangan ini." ungkapnya. (*dri)

Pasang Iklan
Top