• Rabu, 25 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt Kepala Kementrian Agama Kukar Syaifullah.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah di Kutai Kartanegara diperbolehkan untuk diselenggarakan tanpa pembatasan.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Kementrian Agama Kukar Syaifullah.

Syaifullah mengatakan sesuain surat edaran Kementrian Agama Republik Indonesia yang pertama, sholat Idul Fitri itu tetap dilaksanakan, tapi tetap menjaga prokes.

"Dan alhamdulilah Kukar pada umumnya sampai saat ini masuk zona kuning artinya sudah longgar, tidak ada pembatasan lagi seperti tahun lalu, tapi tetap pelihara prokes ketat." kata Syaifullah kepada KutauRaya.com Jumat (29/4/2022).

Ia menyebut sudah banyak masjid-madjid yang melapor ke Kemenag untuk menginformasikan petugas-petugas atau pelaksanaan kegiatan Sholat Idul Fitri nanti di masing-masing masjid dan mushola.

"Masjid yang sudah lapor ini ada masjid besar seperti masjid Jami, masjid Agung Sultan Sulaiman, dan masjid disekitar Tenggarong seperti masjid Darul Mutmainah, masjid Darul Mutaqin itu yang sementara berkomunikasi dengan teman-teman di Kemenag Kukar" sebutnya.

Sementara itu untuk pelaksanaan takbiran Kantor Kementrian Agama Kukar belum ada menerima untuk teknis atau petunjuk tentang takbiran, baik dari Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah di Provinsi Kaltim, maupun Mentri Agama.

"Pada dasarnya sama kami mempunyai prinsip nanti kami menunggu juga nanti kalau ada informasi atau surat edaran dari Bupati insyaallah kita akan mengikuti apa yang diarahkan oleh pemda dan juga akan kita backup untuk pelaksanaan takbiran." ucapnya.

Syaifullah menghimbau kepada umat islam di Kukar, ini menjelang akhir ramadhan untuk satu dua hari ini memasuki malam takbiran Idul Fitri. Mudah-mudahan warga umat islam yang mau melaksanakan pembayaran zakat fitrah, untuk sesegera mungkin biar tidak terburu-buru.

Dan kami mengajak kepada umat islam marilah kita merayakan Idul Fitri ini dengan hikmat, berbagi makna idul Fitri dimasa pandemi dan masa transisi. Kemudian mari kita nikmati Idul Fitri ini dengan penuh saling memaafkan, dan mari menjaga kondusifitas Kukar yang begitu sudah aman dan tentram." pungkasnya. (*dri)



Pasang Iklan
Top