
Pelepasan atlet bola tangan kota balikpapan yang akan berlaga di Kanchanaburi, Thailand, mulai 26 Oktober 2026.(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Atlet dan satu pelatih asal Kota Balikpapan terpilih memperkuat Tim Nasional (Timnas) Bola Tangan Putri Indonesia yang akan berlaga di Kanchanaburi, Thailand, mulai 26 Oktober 2026.
Timnas yang berkekuatan 16 atlet dan dua pelatih tersebut ditargetkan meraih juara pertama dalam kompetisi internasional itu.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, dr. Ratih Kusuma, mengapresiasi terpilihnya enam atlet dan satu pelatih daerah untuk memperkuat timnas.
Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti kontribusi Balikpapan dalam pembinaan olahraga bola tangan.
Ratih menjelaskan, proses seleksi hingga pemusatan latihan Timnas Bola Tangan Putri Indonesia dilaksanakan di Balikpapan Tennis Stadium. Pemusatan latihan berlangsung sekitar satu bulan sejak awal Oktober 2026 hingga keberangkatan menuju Thailand pada 26 Oktober 2026.
“Untuk Kota Balikpapan, ada enam atlet yang berhasil lolos seleksi Timnas dan satu pelatih. Harapan saya, dengan latihan yang disiplin dan fokus, mereka bisa membawa nama Indonesia di tingkat internasional dan meraih medali emas,” ujar Ratih, usai pelepasan atlet timnas bola tangan putri, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (18/10/2026).
Ia menyebutkan, para atlet yang lolos seleksi berasal dari sejumlah daerah, yakni Kalimantan Timur, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Barat. Mereka kemudian bergabung dalam satu tim untuk menjalani persiapan sebelum bertanding.
Ratih juga mengapresiasi Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) yang memilih Balikpapan sebagai lokasi seleksi dan pemusatan latihan tim nasional. Penunjukan tersebut dinilai menjadi kesempatan bagi daerah untuk mendukung persiapan atlet menuju kompetisi internasional.
“Selama proses seleksi sampai terpilih, kegiatan dilaksanakan di Balikpapan Tennis Stadium. Kami mengapresiasi Asosiasi Bola Tangan Indonesia yang menunjuk Kota Balikpapan sebagai tempat seleksi maupun pemusatan latihan,” katanya.
Menurut Ratih, persiapan yang terarah menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi persaingan di tingkat internasional. Karena itu, ia berharap para atlet dapat mempertahankan disiplin, menjaga kondisi fisik, serta fokus menjalankan strategi selama pertandingan.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud turut memberikan dukungan kepada Timnas Bola Tangan Putri Indonesia. Ia berpesan agar para atlet menjaga kesehatan dan kekompakan serta menjunjung tinggi nama baik Indonesia dan Kota Balikpapan.
“Yang paling penting, jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan jaga nama baik kota yang kita cintai ini, Kota Balikpapan,” pesan Rahmad.
Ia menegaskan, atlet yang memperkuat tim nasional membawa tanggung jawab besar karena mewakili Indonesia di kancah internasional.
Rahmad berharap para atlet asal Balikpapan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan ikut mengharumkan nama bangsa melalui prestasi olahraga.
Pemerintah Kota Balikpapan juga mengajak masyarakat memberikan dukungan dan doa agar Timnas Bola Tangan Putri Indonesia dapat memenuhi target juara pertama yang ditetapkan PB ABTI. (Las)