• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pemain PS Pemuda Tenggarong U-13 di Piala Soeratin U-13, Minggu (18/10/2026). (Foto: PS Pemuda Tenggarong)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): PS Pemuda Tenggarong mencatat sejarah baru di ajang Piala Soeratin U-13 tingkat nasional yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Setelah memastikan tempat di babak 8 besar, tim asal Kutai Kartanegara (Kukar) itu berhasil meraih dua kemenangan dan membuka jalan melaju ke babak 4 besar.

Kemenangan pertama diraih PS Pemuda Tenggarong saat menghadapi PS Manado dengan skor telak 6-3 pada Jumat (16/10/2026).

Dua hari berselang, Minggu (18/10/2026), PS Pemuda kembali meraih kemenangan setelah menundukkan PS Freeport Indonesia asal Papua Tengah dengan skor tipis 2-1.

Hasil ini membuat PS Pemuda Tenggarong mengoleksi 6 poin dari dua pertandingan dan semakin menjaga peluang untuk melaju ke semifinal.

Ketua Umum PS Pemuda Tenggarong, H Arifin Noor, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak-anak asuhnya.

Menurutnya, 6 poin dari dua laga menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Syukur Alhamdulillah, di pertandingan kedua ini kita bisa memenangkan pertandingan dan meraih 6 poin. Itu sudah menjadi modal kita di Grup B, kita sudah dua kali kemenangan," ujar Arifin kepada KutaiRaya.com, Minggu (18/10/2026).

Ia mengemukakan, perjuangan PS Pemuda Tenggarong belum selesai.

Pada pertandingan ketiga, timnya dijadwalkan menghadapi perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia menyebut peluang untuk lolos ke 4 besar masih terbuka.

Seluruh pemain diminta tetap fokus dan tidak cepat puas dengan dua kemenangan yang telah diraih.

"Setiap peluang itu pasti ada. Kita akan terus menjaga asa untuk lolos ke 4 besar," katanya.

Menurutnya, salah satu perkembangan positif dari tim terlihat dari kesiapan pemain.

Para pemain tiba hampir dua hari sebelum pertandingan sehingga memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi, sekaligus menjalankan strategi yang telah disiapkan tim pelatih.

"Kita H-2, apa yang diinginkan pelatih, strategi-strategi apa yang harus dilakukan, itu kita laksanakan. Semangat anak-anak luar biasa untuk bisa lolos ke babak 4 besar," ujarnya.

Ia berpesan kepada para pemain agar tidak jumawa dengan kemenangan yang telah diraih.

Setiap pertandingan, menurutnya, memiliki karakter dan atmosfer yang berbeda sehingga harus dihadapi dengan konsentrasi penuh.

Ia juga meminta pemain terus berdiskusi dengan head coach, Nur Alam dan coach Bakti, serta menikmati setiap pertandingan yang dijalani.

"Kita masih harus introspeksi diri terus untuk menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya. Nikmati setiap pertandingan dan pikirkan satu demi satu supaya tujuan kita sampai ke 4 besar nanti," tuturnya.

Sementara itu, Pembina PS Pemuda Tenggarong, H Nurul Amin menuturkan, keberhasilan melaju hingga fase 8 besar merupakan pencapaian yang membanggakan dan bersejarah bagi sepak bola usia dini di Kukar maupun Kalimantan Timur.

Ia mengemukakan, sebelumnya PS Pemuda Tenggarong kerap menjadikan babak 16 besar sebagai capaian maksimal.

Kini, tim tersebut mampu melangkah lebih jauh dan memiliki peluang untuk tampil di semifinal.

"Ini suatu kemenangan bersejarah. Biasanya patokannya sampai 16 besar, sekarang kita bisa masuk 8 besar sampai semifinal atau 4 besar. Ini suatu kebanggaan masyarakat Kaltim, khususnya Kutai Kartanegara," ucapnya.

Ia menilai pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras manajemen, pelatih, dan para pemain yang sejak awal memiliki tekad membawa PS Pemuda Tenggarong meraih prestasi di Piala Soeratin U-13.

Menurutnya, pengalaman tampil di kompetisi tingkat nasional juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan pemain muda Kukar.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan sepak bola usia dini dapat terus ditingkatkan, mulai kelompok usia U-8, hingga U-17.

"Harapan saya ke depannya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara lebih peduli lagi, terutama dari Dispora, untuk mendukung PS Pemuda dari usia 8, sampai 17 tahun agar bisa mengikuti jejak tim seniornya," ujarnya.

Untuk target, ia menegaskan PS Pemuda Tenggarong tidak ingin berhenti di babak 4 besar.

Sebagai tuan rumah, timnya membidik tiket final, bahkan menargetkan keluar sebagai juara.

"Target kita tentunya final. Dari awal sudah saya sampaikan target kita juara di sini. Sebagai tuan rumah kita juga diuntungkan karena sudah memahami karakter lapangan," katanya.

Ia menambahkan para pemain mampu tampil lepas saat menghadapi PS Freeport Indonesia, meskipun lawan memiliki kekuatan yang cukup diperhitungkan.

Kini, PS Pemuda Tenggarong membutuhkan dukungan masyarakat Kukar dan Kalimantan Timur untuk melanjutkan perjuangan.

Pertandingan berikutnya akan menjadi penentu langkah mereka menuju babak 4 besar.

"Yang kami minta dukungan doa dari masyarakat Kaltim, khususnya Kabupaten Kukar dan Tenggarong. Semoga anak-anak ini bisa masuk semifinal, sampai final, dan mudah-mudahan bisa menjuarai turnamen U-13 ini," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top