
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Kamis (15/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Persiapan kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser terus dilakukan.
Pemerintah daerah bersama jajaran pengurus olahraga masih mematangkan berbagai kebutuhan, sementara untuk persoalan bonus atlet dipastikan menunggu hasil Porprov dan proses penganggaran.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pemberian bonus kepada atlet.
Menurutnya, ada sejumlah tahapan dan prosedur yang harus diselesaikan terlebih dahulu sesuai ketentuan pengelolaan keuangan daerah.
"Kalau untuk bonus itu tentunya kita selesaikan dulu agenda yang ini. Dari hasil ini nanti baru kita masuk dalam proses selanjutnya untuk pemberian bonus. Ada proses dan tahapan yang harus kita lakukan," ujar Aji Ali Husni kepada KutaiRaya.com, Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, pemberian bonus atlet harus mengacu pada hasil resmi Porprov, termasuk penetapan melalui Surat Keputusan (SK) dari pihak penyelenggara.
Hasil tersebut nantinya menjadi salah satu dasar pemerintah dalam melakukan perencanaan dan penganggaran.
"Proses pemberian hibah itu kita menunggu hasil penetapan SK dari PB penyelenggara. Dari hasil itulah baru kita bisa menganggarkan," tuturnya.
Ia mengemukakan, waktu pelaksanaan Porprov yang berlangsung pada November juga menjadi pertimbangan.
Pemerintah daerah tidak dapat langsung membagikan bonus pada tahun yang sama, apabila seluruh proses administrasi dan penganggarannya belum selesai.
Menurutnya, pemerintah tetap memiliki komitmen untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama Kukar.
Namun, pelaksanaannya harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta prosedur yang berlaku.
"Insya Allah teman-teman atlet juga akan tahu bahwa proses ini akan berjalan sesuai dengan standar keuangan. Pemerintah Kukar biasanya pasti akan memberikan reward. Nanti biar pimpinan yang menyampaikan langsung," katanya.
Ia berharap para atlet tidak menjadikan persoalan bonus sebagai beban selama menjalani persiapan.
Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah memastikan kontingen Kukar dapat tampil maksimal dan mencapai target prestasi di Paser.
Ia juga meminta masyarakat, khususnya kalangan atlet, memahami kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini.
Jika kondisi keuangan memungkinkan, pemerintah menurutnya akan tetap memberikan penghargaan sebagaimana yang dilakukan pada sejumlah ajang olahraga sebelumnya.
"Lagi-lagi kami mohon pengertian masyarakat Kukar, khususnya di kalangan atlet. Kita sama-sama melihat kondisi keuangan pemerintah kita hari ini," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Akuatik Kukar, Reza Pahlevi menyambut baik perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan atlet.
Ia berharap adanya kejelasan mengenai besaran atau kisaran bonus yang akan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan atlet.
Menurutnya, informasi mengenai bonus jika memungkinkan dapat disampaikan saat pelepasan kontingen Kukar.
Kejelasan tersebut dinilai dapat memberikan gambaran, sekaligus menjadi motivasi tambahan bagi atlet dan seluruh cabang olahraga yang akan berlaga.
Meskipun demikian, ia menegaskan, persoalan bonus tidak boleh mengganggu fokus atlet dalam menghadapi pertandingan.
Ia mengajak seluruh atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, dan pihak terkait tetap menjaga semangat serta kekompakan.
"Jangan sampai persoalan bonus mengurangi konsentrasi dan semangat juang kita dalam berlatih serta meraih prestasi. Mari kita utamakan persiapan dan perjuangan bersama demi membawa nama baik Kutai Kartanegara," ujarnya.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah, Dispora, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan seluruh cabang olahraga terus terjalin dengan baik, terutama terkait bentuk apresiasi bagi atlet.
Menurutnya, bonus bukan semata-mata persoalan nominal, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi atlet selama menjalani proses latihan hingga bertanding.
"Semoga seluruh harapan ini dapat menjadi perhatian bersama. Mari kita tetap bersabar, menjaga komunikasi yang baik, dan menyatukan langkah untuk satu tujuan, yaitu memberikan hasil terbaik bagi Kutai Kartanegara di Porprov Kabupaten Paser nanti," ucapnya. (*Zar)