• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kawasan lahan yang terbakar di perbatasan Desa Segihan dan Sebulu Ilir.(Foto: Dok. Relawan Sebulu)


KUKAR, (KutaiRaya.com) : Bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim Damkar Dan Relawan Kebakaran Kecamatan Sebulu melaksanakan aksi cepat pemadaman karhutla di perbatasan antara Desa Segihan dan Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, Jumat (17/10/2026).

Setelah menerima informasi adanya kejadian kebakaran lahan oleh masyarakat, tim segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman agar api tidak meluas ke kawasan sekitar.

"Upaya pemadaman difokuskan pada pengendalian titik api serta pencegahan agar kebakaran tidak merambat ke lahan lain yang berpotensi menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat, " ujar salah satu tim Relawan Kebakaran Kecamatan Sebulu Hendra Wahyudi.

Hendra Wahyudi, yang juga sebagai Kepala Desa Segihan ini mengaku, selama proses pemadaman pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan untuk memastikan titik-titik api berhasil dikendalikan serta mengantisipasi kemungkinan munculnya api kembali akibat kondisi cuaca dan material yang mudah terbakar.

"Alhamdulillah sudah bisa diatasi, sementara penanganan Karhutla ini sudah kita lakukan sejak Agustus lalu sampai sekarang, " ungkapnya.

Yudi sapaan akrabnya juga berpesan dan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kemudian, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.

"Kami juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah turun langsung membantu penanganan Karhutla. Kepedulian dan respons cepat dari berbagai unsur menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan terdampak Karhutla selama musim kemarau, " tutupnya.

KUKAR, (KutaiRaya.com) : Bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim Relawan Kecamatan Sebulu melaksanakan aksi cepat pemadaman karhutla di perbatasan antara Desa Segihan dan Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, Jumat (17/10/2026).

Setelah menerima informasi adanya kejadian kebakaran lahan oleh masyarakat, tim segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman agar api tidak meluas ke kawasan sekitar.

"Upaya pemadaman difokuskan pada pengendalian titik api serta pencegahan agar kebakaran tidak merambat ke lahan lain yang berpotensi menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat," ujar salah satu tim Relawan Kecamatan Sebulu Hendra Wahyudi.

Hendra Wahyudi, yang juga sebagai Kades Segihan ini mengaku, selama proses pemadaman pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan untuk memastikan titik-titik api berhasil dikendalikan serta mengantisipasi kemungkinan munculnya api kembali akibat kondisi cuaca dan material yang mudah terbakar.

"Alhamdulillah sudah bisa diatasi, sementara penanganan Karhutla ini sudah kita lakukan sejak Agustus lalu sampai sekarang," ungkapnya.

Yudi sapaan akrabnya juga berpesan dan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kemudian, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.

"Kami juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah turun langsung membantu penanganan Karhutla. Kepedulian dan respons cepat dari berbagai unsur menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan terdampak Karhutla selama musim kemarau, " tutupnya. (One)



Pasang Iklan
Top