
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menanam pohon di Taman Tiga Generasi, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (16/10/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Mengantisipasi ancaman banjir di tengah perubahan kondisi cuaca, Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, termasuk membersihkan selokan dan parit.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda Kaltim saat mengikuti kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan masyarakat di Taman Tiga Generasi, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (16/10/2026).
Menurut Irjen Pol Endar, menjaga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih, Balikpapan sebelumnya menghadapi bencana kekeringan, sementara potensi banjir perlu diantisipasi seiring perubahan kondisi meteorologi dalam beberapa bulan ke depan.
“Kemarin kita mengalami bencana kekeringan dan sampai hari ini kondisinya belum begitu selesai. Sebentar lagi, mungkin dua atau tiga bulan atau satu sampai dua bulan ke depan, ancaman yang kita hadapi adalah terkait banjir,” ujarnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah mitigasi sejak dini, salah satunya dengan memastikan saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat sampah. Pembersihan selokan dan parit diharapkan dapat membantu mengurangi risiko genangan ketika hujan turun.
“Makanya selokan-selokan, parit, kita bersihkan. Harapan kita, kita melakukan mitigasi di awal sehingga setidak-tidaknya kalaupun ada banjir, kita bisa memfilter,” katanya.
Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kapolda Kaltim menilai lingkungan yang bersih dan hijau merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, upaya menjaga lingkungan tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu menjadi kebiasaan bersama dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keberadaan ruang terbuka hijau, seperti Taman Tiga Generasi, agar tetap nyaman dan aman digunakan masyarakat.
Menurutnya, taman tersebut memiliki fungsi sosial karena dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, generasi muda hingga orang tua. Selain menjadi tempat rekreasi yang terjangkau, taman juga dapat menjadi ruang pertemuan dan komunikasi antarmasyarakat.
“Ini adalah kewajiban kita bersama untuk membuat taman ini tetap nyaman, tetap menjadi tempat masyarakat berkumpul, meluangkan waktu dan tentunya berekreasi yang murah dan hemat,” ungkapnya.
Kapolda berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas.
Melalui kolaborasi tersebut, ruang terbuka publik diharapkan tidak hanya terjaga kebersihan dan keindahannya, tetapi juga menjadi tempat berkumpul yang aman serta memperkuat hubungan sosial masyarakat.
“Kami dari jajaran Polda tentunya ingin bersama-sama dengan masyarakat dan tokoh masyarakat untuk menjaga situasi yang lebih baik, sehingga masyarakat memiliki waktu dan tempat untuk berkumpul seperti itu,” tuturnya.
Irjen Pol Endar pun mengajak seluruh masyarakat Balikpapan untuk mengambil bagian dalam menjaga kebersihan, merawat pohon, serta memastikan saluran air di lingkungan masing-masing tetap berfungsi dengan baik.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar, baik untuk menjaga kenyamanan ruang publik maupun mengurangi risiko bencana yang berpotensi terjadi. (Las)