• Kamis, 15 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas usai rapat paripurna peresmian pengangkatan Muhammad Amin sebagai anggota DPRD Berau melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW), Rabu (14/10/2026).(Foto: Bul/KutaiRaya.com)


BERAU, (KutaiRaya.com): Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, berharap bergabungnya Muhammad Amin sebagai anggota DPRD Kabupaten Berau dapat memperkuat perjuangan aspirasi masyarakat sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Sri Juniarsih dalam rapat paripurna peresmian pengangkatan Muhammad Amin sebagai anggota DPRD Berau melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), untuk sisa masa jabatan 2024–2029, Rabu (14/10/2026).

Dalam kesempatannya, Sri Juniarsih menegaskan bahwa jabatan sebagai wakil rakyat bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Karena itu, Muhammad Amin diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi kedewanan serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Berau.

Menurutnya, anggota legislatif memiliki peran penting dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme serta kewenangan yang dimiliki DPRD.

Aspirasi tersebut perlu mencakup berbagai lapisan masyarakat, mulai dari warga di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, kelompok rentan, generasi muda, pelaku usaha, hingga petani dan nelayan.

Sri juga mengingatkan agar setiap masukan masyarakat menjadi pertimbangan dalam menjalankan tugas, sehingga kebijakan pembangunan dapat memberikan manfaat secara lebih luas dan merata.

“Ukuran keberhasilan seorang wakil rakyat bukan hanya kehadirannya dalam forum, tetapi sejauh mana amanah yang diterima dapat diperjuangkan menjadi kebijakan dan solusi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.

Sri Juniarsih menekankan, hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif perlu terus diperkuat untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Berau.

Meski memiliki tugas dan kewenangan berbeda, kedua lembaga tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan Berau yang maju, unggul, berkelanjutan, makmur, dan sejahtera, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menilai perbedaan pandangan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Dialog terbuka, kritik yang membangun, serta pengawasan yang bertanggung jawab justru diperlukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Melalui kemitraan yang konstruktif, pemerintah daerah dan DPRD diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjaga agar program pembangunan berjalan secara optimal.

“Perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar. Justru melalui dialog, kritik yang membangun, dan pengawasan yang bertanggung jawab, kualitas penyelenggaraan pemerintahan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sri Juniarsih juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya H. Suriansyah, anggota DPRD Berau dari Partai Hanura yang meninggal dunia pada Juni 2026.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Berau, ia menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, rekan-rekan sejawat, serta keluarga besar Partai Hanura.

Sri Juniarsih turut memberikan penghargaan atas dedikasi almarhum selama menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Berau. Menurutnya, pengabdian dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat merupakan bagian dari upaya bersama membangun daerah yang lebih baik.

Ia berharap nilai-nilai pengabdian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota DPRD untuk terus menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dengan mengutamakan kepentingan publik.

“Semangat untuk melayani, memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan menjaga amanah jabatan harus senantiasa menjadi nilai yang kita teruskan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD Berau menjaga kebersamaan, integritas, serta komitmen dalam menjalankan tugas, termasuk di tengah tantangan daerah yang masih menghadapi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, mekanisme PAW merupakan bagian dari proses kelembagaan untuk memastikan pelaksanaan tugas DPRD tetap berjalan. Karena itu, pergantian anggota dewan harus diikuti dengan keberlanjutan tanggung jawab dalam mengawal aspirasi masyarakat dan pembangunan daerah.

Sri Juniarsih pun berharap Muhammad Amin dapat menjalankan amanah barunya secara optimal, memperkuat kerja sama antarlembaga, serta ikut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Berau.

“Kita berharap sinergi yang terjalin bersama DPRD terus menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan warga, memperkuat pelayanan publik, dan mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Bumi Batiwakkal,” tandasnya. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top