
Astra Motor Kalimantan Timur 2 ajak lebih dari 27 komunitas sepeda motor Honda di Samarinda dalam memperkuat kebersamaan bikers dan edukasi keselamatan berkendara lewat gelaran bertajuk “Stylo Sound Ride” pada akhir September lalu di Sejati Café Samarinda.(Foto: AMK2)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Memadukan gaya hidup anak muda dengan edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Kalimantan Timur 2 menghadirkan “Stylo Sound Ride” sebagai wadah untuk memperkuat solidaritas komunitas sepeda motor Honda di Samarinda dan sekitarnya pada akhir September lalu.
Berlangsung di Sejati Café Samarinda, kegiatan ini diikuti lebih dari 27 anggota Borneo Owner Stylo (BOS) yang turut antusias mengikuti rangkaian aktivitas kebersamaan. Tak sekadar menjadi ajang berkumpul dan mengekspresikan gaya hidup kekinian pecinta musik dengan berkolaborasi bersama Majelis Perkaraokean Rakyat (MPR) Samarinda.
Dalam kegiatan ini, para peserta turut mendapatkan edukasi seputar keselamatan berkendara yang dibawakan langsung oleh Instructor Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2 yakni Derexius Julio Korompis.
Matthew Poetera Sah selaku Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2 mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi aksi nyata Astra Motor Kalimantan Timur 2 dalam mewadahi kebersamaan para pengguna sepeda motor Honda sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara lewat cara yang menarik.
“Selain menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antarbikers Honda, Stylo Sound Ride juga merupakan upaya kami untuk menyatukan semangat komunitas sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara melalui pendekatan yang menarik dan relevan bagi anak muda, salah satunya melalui kolaborasi bersama MPR Samarinda,” ungkap Matthew.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan lagi semangat Cari Aman para bikers sembari berkumpul bersama,” tambahnya.
Sebelum mengawali kegiatan, para peserta terlebih dahulu berkumpul bersama di Halaman Parkira Astra Motor M. Yamin sebagai lokasi titik kumpul para peserta. Sebelum memulai rangkaian rolling city, para peserta terlebih dahulu diarahkan untuk memastikan penggunakan alat pelindung diri yang baik saat berkendara seperti penggunaan Helm, jaket, sarungtangan, celana Panjang hingga Sepatu. Setelah itu, para peserta diajak untuk berkeliling menyusuri pemandangan kota Tepian dan berakhir di Sejati Cafe. (AMK2/One)