• Sabtu, 10 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.(Foto: Dok. Adpim Pemkab Berau)


BERAU, (KutaiRaya.com): Penguatan fasilitas pemadam kebakaran dan kesiapsiagaan petugas menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran di kawasan permukiman.

Upaya ini diperjuangkan melalui audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan dukungan sarana, prasarana, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Masyhadi Muhdi, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan kebutuhan tersebut saat bertemu Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Jumat (9/10/2026).

Rombongan Pemkab Berau diterima Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Edy Suharmanto. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kemampuan penanganan kebakaran, terutama setelah Berau menghadapi kejadian karhutla yang dampaknya masih dirasakan masyarakat.

Sri menilai, kesiapan menghadapi kebakaran perlu ditopang dengan peralatan yang memadai, fasilitas pendukung yang sesuai kebutuhan, serta petugas yang memiliki kemampuan teknis dalam menangani kondisi darurat. Dengan dukungan tersebut, penanganan kebakaran diharapkan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Kami berharap dukungan dari Kemendagri dapat membantu Kabupaten Berau memenuhi kebutuhan penanganan kebakaran, terutama peralatan, fasilitas pendukung, dan penguatan sumber daya manusia. Dukungan tersebut sangat penting untuk melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana,” ungkapnya.

Menurutnya, penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api sudah meluas. Langkah pencegahan dan kesiapsiagaan juga perlu diperkuat agar risiko bencana dapat ditekan sejak awal, baik di kawasan hutan dan lahan maupun lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Karena itu, dalam audiensi tersebut Pemkab Berau turut mengomunikasikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak untuk menunjang kerja BPBD dan Damkarmat. Pemenuhan kebutuhan operasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan petugas saat menghadapi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

“Dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu hal yang kita upayakan untuk melengkapi kemampuan daerah dalam menghadapi risiko kebakaran,” tuturnya.

Lanjut Sri, dengan kondisi wilayah dan tantangan penanganan yang beragam, ketersediaan peralatan serta fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam menunjang efektivitas kerja petugas di lapangan.

Bupati Sri berharap hasil audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui dukungan konkret sesuai kebutuhan daerah. Selain memperkuat upaya mitigasi bencana, peningkatan sarana dan kapasitas petugas diharapkan juga mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus mengurangi potensi kerugian akibat kebakaran.

“Semoga apa yang diperjuangkan dapat terealisasikan dan dapat membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Berau,” tutupnya. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top