• Sabtu, 10 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Foto bersama pembukaan Smedsa Cup VI 2026, Sabtu (10/10/2026), (foto: yudi/kutairaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : SMK Medika Samarinda kembali menggelar turnamen futsal bertajuk Smedsa Cup VI 2026 yang berlangsung di Gedung Olahraga SMK Medika, Jalan Padat Karya, Samarinda Utara, Sabtu (10/10/2026).

Kompetisi yang berlangsung hingga 15 Oktober 2026 tersebut diikuti sekitar 145 tim dengan melibatkan lebih dari 1.500 pemain dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat.

Tidak hanya berasal dari Samarinda, turnamen tahunan ini juga menarik partisipasi sejumlah tim dari luar daerah, di antaranya Balikpapan, Bontang, Penajam Paser Utara (PPU), dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala SMK Medika Samarinda, Musmulyadi mengatakan, Smedsa Cup merupakan agenda rutin sekolah yang bertujuan memberikan ruang bagi generasi muda agar mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, khususnya futsal.

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana membangun karakter, meningkatkan kesehatan, serta menanamkan nilai sportivitas kepada para pelajar.

"Kegiatan ini rutin kami selenggarakan setiap tahun. Tujuannya bukan hanya mencari atlet berprestasi, tetapi juga mengajak generasi muda untuk hidup sehat melalui olahraga futsal," ujar Musmulyadi.

Ia menjelaskan, Smedsa Cup VI 2026 mempertandingkan lima kategori, yakni SD/MI, SMP/MTs putra, SMP/MTs putri, SMA/SMK/MA putra, serta SMA/SMK/MA putri.

Agar meningkatkan semangat bertanding, pihak sekolah menyiapkan total hadiah sebesar Rp35 juta yang akan diperebutkan seluruh peserta.

Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada tiga tim terbaik, tetapi hingga peringkat keempat. Panitia juga menyediakan penghargaan individu bagi pemain yang menunjukkan penampilan terbaik sepanjang kompetisi.

"Kami menyiapkan hadiah sebesar Rp35 juta. Juara yang mendapatkan penghargaan bukan hanya sampai peringkat ketiga, tetapi juga peringkat keempat. Selain itu, ada penghargaan untuk pencetak gol terbanyak, pemain terbaik, penjaga gawang terbaik, hingga pelatih terbaik," jelasnya.

Musmulyadi berharap, besarnya hadiah yang disediakan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para peserta, terutama tim dari luar Samarinda yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengikuti turnamen.

Sebagai bentuk dukungan, SMK Medika juga menyediakan fasilitas tempat menginap bagi peserta dari luar daerah dengan memanfaatkan aula dan sejumlah ruang kelas yang tersedia di lingkungan sekolah.

"Kami menyiapkan tempat beristirahat bagi peserta dari luar Samarinda. Memang fasilitasnya sederhana, tetapi setidaknya mereka memiliki tempat untuk tidur dan beristirahat bersama rekan satu tim," katanya.

Dirinya mengungkapkan, pihak sekolah memiliki komitmen serius terhadap pembinaan olahraga futsal. Bahkan, SMK Medika mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 juta setiap bulan untuk mendukung kebutuhan tim futsal sekolah.

Anggaran tersebut digunakan agar menunjang kebutuhan para pemain, termasuk konsumsi dan persiapan mengikuti berbagai kompetisi dengan target mampu bersaing hingga tingkat nasional.

"Kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 juta setiap bulan untuk mendukung kegiatan futsal. Harapannya, anak-anak bisa terus berkembang dan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi hingga tingkat nasional," ungkapnya.

Selain pembinaan atlet, penyelenggaraan Smedsa Cup juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi siswa SMK Medika dalam mengelola sebuah kegiatan berskala besar.

Para siswa dilibatkan dalam berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari manajemen kegiatan, pengelolaan peserta, hingga melatih kemampuan komunikasi dan berbicara di depan umum.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan di ruang kelas. Melalui kegiatan seperti ini, mereka juga belajar manajemen acara, public speaking, serta bagaimana mengelola sebuah turnamen dengan banyak peserta," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Isharianto, menyampaikan apresiasi kepada SMK Medika yang secara konsisten menyelenggarakan kompetisi futsal bagi kalangan pelajar.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan olahraga di Samarinda, sekaligus membuka peluang munculnya atlet-atlet muda berbakat yang dapat dipersiapkan agar menghadapi kompetisi pada tingkat lebih tinggi.

"Kami dari Disporapar Kota Samarinda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada SMK Medika yang terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi futsal," ujarnya.

Ia juga berharap, cabang olahraga futsal semakin mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk dipertandingkan dalam berbagai ajang olahraga pelajar.

Ia menilai, pembinaan yang dilakukan melalui turnamen antarsekolah dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat perkembangan futsal di daerah.

"Kami berharap futsal juga bisa terus diperjuangkan agar mendapatkan tempat dalam ajang olahraga pelajar. Potensinya cukup besar dan banyak anak muda yang memiliki kemampuan untuk dikembangkan," katanya.

Di hadapan para peserta, dirinya turut mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi. Persahabatan, kebersamaan, dan pengalaman bertanding juga menjadi nilai penting yang harus diperoleh setiap peserta.

"Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi sportivitas karena kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi. Kemenangan adalah bonus, sedangkan kebersamaan dan semangat olahraga harus tetap menjadi yang utama," pungkasnya. (*Yud)



Pasang Iklan
Top