
Wakil Bupati Berau, Gamalis.(Foto: Bul/KutaiRaya.com)
BERAU, (KutaiRaya.com): Wacana pendirian perguruan tinggi negeri (PTN) di Kabupaten Berau mendapat respons positif dari Wakil Bupati Berau, Gamalis. Kehadiran PTN dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi lulusan SMA sederajat di Bumi Batiwakkal.
Gamalis mengatakan, tingginya minat masyarakat Berau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi menunjukkan adanya kebutuhan terhadap institusi pendidikan tinggi yang mudah dijangkau dari dalam daerah.
Menurutnya, apabila PTN dapat direalisasikan, keberadaannya akan menjadi salah satu alternatif bagi lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan Kabupaten Berau.
“Kalau memang ada dan bisa membangun universitas negeri di Berau dan seluruh persyaratannya terpenuhi, tentu tidak ada masalah. Justru keberadaannya bisa menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat,” ungkap Gamalis, Rabu (7/10/2026).
Ia menilai, akses pendidikan tinggi di daerah juga berkaitan dengan kemampuan ekonomi masyarakat. Sebab, tidak semua keluarga memiliki kemampuan untuk menanggung biaya pendidikan anak apabila harus melanjutkan kuliah ke luar daerah.
Meski demikian, Gamalis menegaskan bahwa pendirian perguruan tinggi negeri membutuhkan proses dan persyaratan yang harus dipenuhi. Kajian yang matang juga diperlukan agar keberadaan kampus nantinya benar-benar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, pembangunan perguruan tinggi tidak cukup hanya dengan menyiapkan gedung dan fasilitas. Kesiapan tenaga pengajar, program studi, sarana dan prasarana, hingga sistem pengelolaan harus menjadi bagian yang diperhatikan sejak awal.
“Jangan sampai pembangunan kampus hanya berorientasi pada penambahan fasilitas pendidikan, tetapi tidak diiringi kesiapan tenaga pengajar, program studi, sarana prasarana, hingga sistem pengelolaan yang memadai,” jelasnya.
Di sisi lain, Gamalis menilai kehadiran PTN nantinya tidak perlu dipandang sebagai pesaing bagi perguruan tinggi swasta yang selama ini telah berkembang di Berau.
Sebaliknya, bertambahnya institusi pendidikan tinggi dinilai dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat sekaligus menciptakan ruang bagi persaingan yang sehat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Semakin banyak institusi pendidikan tinggi yang hadir maka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Gamalis berharap, pengembangan pendidikan tinggi di Berau ke depan dapat diarahkan pada program studi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Hal tersebut dinilai penting agar lulusan perguruan tinggi tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan sektor-sektor yang berkembang di Kabupaten Berau.
“Mudah-mudahan ke depan semakin terbuka program-program studi yang bisa menunjang sektor yang kita miliki di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong terbukanya akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat.
Dengan demikian, baik perguruan tinggi yang telah ada maupun apabila nantinya PTN hadir di Berau, seluruhnya dapat mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Perguruan tinggi negeri bisa menjadi bagian dari pilihan masyarakat dan mahasiswa setelah mereka menyelesaikan pendidikan di SMA,” tandasnya. (Adv/Bul)