• Selasa, 06 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kutai Kartanegara



Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (kiri) dan Komandan Kodim 0906 Kukar, Letkol Arm Benny Budiman (kanan) , Senin (5/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)‎

‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani menilai keberadaan TNI selama ini memberikan kontribusi penting dalam membantu masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah.
‎
‎Hal ini disampaikannya saat memberikan tanggapan terkait peringatan HUT ke-81 TNI di markas Kodim 0906 Kukar, Senin (5/10/2026).
‎
‎Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Kukar.
‎
‎Ia menyampaikan apresiasi atas berbagai keterlibatan TNI dalam membantu masyarakat, baik dalam kondisi sosial maupun dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di berbagai wilayah.
‎
‎"Kami sangat berterima kasih dan bersyukur karena TNI sudah ke-81 tahun. Tentu ini semakin memperkuat semangat bersama rakyat menuju Indonesia yang adil dan makmur," ujar Yani.
‎
‎Menurutnya, selama ini TNI tidak hanya menjalankan tugas dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
‎
‎Ia menilai kedekatan TNI dengan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.

Maka itu, DPRD Kukar berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi bersama TNI dalam mendukung pembangunan daerah.
‎
‎"Kerja-kerja TNI selama ini bersama rakyat, baik dalam suka maupun duka. Dengan kehadiran TNI, masyarakat merasa terbantu dan terayomi," katanya.
‎
‎Ia juga menyoroti keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur dasar di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membantu pemerintah maupun masyarakat dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan pembangunan, di antaranya pembangunan jembatan, jalan usaha tani hingga pengembangan sarana pengairan untuk mendukung aktivitas masyarakat.
‎
‎Ia mengatakan, ketika TNI turun langsung ke tengah masyarakat, semangat gotong royong juga ikut tumbuh.

Masyarakat bersama pemerintah dan TNI dapat terlibat dalam pekerjaan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
‎
‎"Misalnya membangun jalan usaha tani, mengembangkan pengairan, jembatan dan seterusnya. Ketika TNI turun, masyarakat ikut bergotong royong. Memang kerja-kerja TNI tidak bisa dipisahkan dari kerja kerakyatan," ujarnya.
‎
‎Khusus di sektor pertanian, ia menilai dukungan TNI memberikan manfaat bagi petani.

Pembangunan jalan usaha tani dan sarana pengairan dinilai dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian, sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah.
‎
‎Menurutnya, sinergi tersebut juga sejalan dengan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kukar.

Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar program pemerintah tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
‎
‎"Pemerintah juga terbantu karena ada kolaborasi program antara TNI, masyarakat dan pemerintah kabupaten," ucapnya.
‎
‎Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.

DPRD Kukar siap mendukung kolaborasi yang melibatkan TNI dan masyarakat dalam pembangunan daerah.
‎
‎Menurutnya, pembangunan Kukar membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Pemerintah, DPRD, TNI dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang dapat disatukan melalui semangat gotong royong.
‎
‎"Insya Allah kami akan selalu bersama-sama dengan TNI dan rakyat. Kita harus membangun bersama rakyat, karena masyarakat merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah," katanya.‎ (*Zar)



Pasang Iklan
Top