• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Grand Final Duta Pelajar Inspirasi Kota Balikpapan Tahun 2026 di Gedung Theatre Kesenian Balikpapan, Jumat (2/10/2026) malam.(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendorong ajang Duta Pelajar Inspirasi tidak sekadar menjadi kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar mengembangkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kepercayaan diri hingga pengalaman berorganisasi.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat menghadiri Grand Final Duta Pelajar Inspirasi Kota Balikpapan Tahun 2026 di Gedung Theatre Kesenian Balikpapan, Jumat (2/10/2026) malam.

Bagus mengatakan, kegiatan yang memasuki tahun kedua tersebut melibatkan pelajar tingkat SMP. Para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan di atas panggung, tetapi juga mengikuti proses yang mendorong pengembangan potensi dan karakter.

“Ini sangat penting bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta rasa percaya diri,” kata Bagus.

Menurutnya, menjadi pelajar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Karakter, kemampuan bekerja sama, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta kemampuan menjadi teladan bagi teman sebaya juga menjadi bagian penting yang perlu dibangun sejak dini.

Dalam ajang tersebut, peserta mendapat ruang untuk mengeksplorasi kemampuan di bidang seni, musik, tari, ekspresi, hingga public speaking. Pengalaman tampil di depan umum dinilai dapat membantu pelajar membangun keberanian dan kepercayaan diri.

“Anak-anak mulai belajar berorganisasi, belajar menjadi kepanitiaan, belajar mengelola kegiatan, menyusun rundown acara, sampai memahami proses penilaian dari dewan juri,” ujarnya.

Bagus menilai pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi pelajar ketika memasuki jenjang pendidikan dan lingkungan yang lebih luas. Mereka juga dibiasakan menghadapi kompetisi dengan cara yang sehat dan sportif.

Ia mengingatkan, kemenangan dalam sebuah kompetisi bukan alasan untuk bersikap sombong. Sebaliknya, peserta yang belum berhasil meraih juara diharapkan dapat menerima hasil dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

“Kalaupun ada yang menang, jangan sombong, jangan tinggi hati. Kalaupun yang kalah juga harus lapang dada dan melakukan perbaikan-perbaikan untuk kemudian hari bisa mengikuti duta-duta atau kompetisi yang sejenis,” katanya.

Di sisi lain, Bagus menekankan pentingnya menjaga kesantunan selama pelaksanaan kegiatan karena seluruh peserta masih berstatus sebagai pelajar. Termasuk dalam hal penampilan dan penyampaian ekspresi yang perlu disesuaikan dengan norma kesopanan dan budaya ketimuran.

“Karena mereka masih statusnya pelajar, harus punya kesantunan dalam berpakaian. Kemudian cara menyampaikan ekspresinya juga masih dalam koridor adat ketimuran,” tegasnya.

Bagus berharap Duta Pelajar Inspirasi dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sehingga semakin banyak pelajar Balikpapan memperoleh kesempatan untuk menunjukkan potensi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Balikpapan akan terus mendukung kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Sebab, para pelajar saat ini merupakan bagian dari generasi yang nantinya akan melanjutkan pembangunan Kota Balikpapan.

“Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman untuk belajar, membangun relasi, dan mengembangkan kemampuan diri. Bagi yang terpilih, jalankan amanah dengan baik. Bagi yang belum terpilih, jangan berkecil hati, karena setiap peserta yang hadir sudah menunjukkan keberanian dan kemauan untuk berkembang,” terangnya.

Sementara itu, Founder Duta Pelajar Inspirasi Indonesia, Kalam Mutaqin berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat adik-adik untuk bisa tumbuh dan berkembang kearah yang lebih baik. Mengingat, para pelajar ini adalah calon-calon pemimpin di masa depan.

"Insya Allah kami selalu berkomitmen untuk dapat bagaimana memfasilitasi adik-adik untuk belajar, bagaimana memfasilitasi adik-adik untuk bertumbuh, dan bagaimana mereka bisa memberikan kontribusi buat Kota Balikpapan dan juga untuk Indonesia," terangnya. (Las)



Pasang Iklan
Top