
Personel Satpol PP yang tengah berjaga malam di Taman Replika Tenggarong, Kamis (1/10/2026).(Foto: Satpol PP Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kondisi Taman Replika atau Taman Miniatur di Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini mulai terjaga setelah sebelumnya sempat terbengkalai dan disalahgunakan untuk aktivitas negatif.
Pemerintah Kelurahan Panji bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kukar terus melakukan pengawasan agar kawasan tersebut tetap aman, bersih, serta tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan yang meresahkan.
Lurah Panji, Hanafi mengatakan, setelah dilakukan pembersihan oleh Pokdarwis bersama sejumlah pihak yang turut membantu, kondisi taman kini jauh lebih tertata.
Pengawasan juga dilakukan untuk membatasi aktivitas orang yang tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut.
"Setelah dibersihkan oleh Pokdarwis dan ada pihak lain yang ikut membantu, sampai sekarang sudah tidak ada lagi kegiatan seperti sebelumnya. Kondisinya juga sudah bersih dan dijaga," ujar Hanafi kepada KutaiRaya.com, Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pengamanan kawasan masih dibantu oleh personel Satpol PP Kukar.
Masyarakat yang datang tanpa keperluan tertentu juga dibatasi untuk masuk ke area taman.
Ia berharap upaya penataan dan pengawasan yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan sehingga tidak kembali terjadi penyalahgunaan fasilitas umum, khususnya di Kelurahan Panji.
Menurutnya, keberadaan Taman Replika seharusnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik sebagai ruang publik maupun kawasan wisata yang dikelola secara baik.
"Harapan kami, mudah-mudahan tidak ada lagi kegiatan negatif, baik di Taman Miniatur maupun khususnya di wilayah Kelurahan Panji. Kami berharap jangan sampai terjadi hal-hal seperti itu lagi," ucapnya penuh harap.
Sementara itu, Kasi Operasi Pengendalian Ketertiban Umum Satpol PP Kukar, Endang Purwanto menjelaskan, pihaknya saat ini melakukan pengamanan secara bergantian selama 24 jam untuk menjaga kondisi kawasan tetap kondusif.
Pengamanan dibagi menjadi dua shift, 12 jam pada pagi hingga sore hari dan 12 jam pada malam hari.
Sebelum pengawasan dilakukan secara intensif, pihaknya sempat menemukan aktivitas sejumlah pelajar yang berkumpul di kawasan taman pada jam sekolah.
Namun, setelah penjagaan diperketat, kondisi kawasan berangsur lebih tertib.
Berdasarkan laporan personel yang bertugas, aktivitas yang sebelumnya menjadi perhatian, kini tidak lagi ditemukan.
"Kalau sebelumnya memang ada anak-anak pelajar yang sering nongkrong di sana saat jam sekolah. Tetapi setelah kita jaga, alhamdulillah kondisi di sana mulai terjaga dan sejauh ini aman," tuturnya.
Ia menambahkan, fokus utama personel Satpol PP saat ini adalah membantu menjaga keamanan kawasan, sekaligus mengamankan sejumlah aset yang berada di dalam taman.
Hal ini dilakukan karena fasilitas di Taman Replika cukup banyak, termasuk bangunan dan tenda glamping yang perlu mendapat pengawasan agar tidak mengalami kerusakan maupun penyalahgunaan.
Menurutnya, pengamanan oleh Satpol PP bersifat sementara sambil menunggu tersedianya petugas keamanan khusus atau sekuriti yang nantinya bertanggung jawab menjaga kawasan tersebut.
"Selama belum ada sekuriti, kita bantu pengamanan di sana karena banyak aset yang harus dijaga. Harapannya ke depan sudah tersedia petugas keamanan sendiri," ucapnya.
Ia berharap setelah petugas keamanan khusus tersedia, personel Satpol PP dapat kembali menjalankan tugas utama dalam menjaga ketertiban umum di wilayah Kukar, termasuk penanganan persoalan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan gangguan ketertiban masyarakat lainnya. (*Zar)