• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat membuka Turnamen Mini Soccer Korpri Cup 2026 di Lapangan MS22, Jumat (2/10/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Sebanyak 16 tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan ambil bagian dalam Turnamen Mini Soccer Korpri Cup 2026 di Lapangan MS22, 2-4 Oktober 2026.

Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-55 Korpri tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas perangkat daerah.

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, memasuki usia ke-55, Korpri memiliki momentum untuk terus memperkuat perannya sebagai perekat persatuan sekaligus mendukung pembangunan, termasuk di Kota Balikpapan.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi yang paling penting adalah silaturahmi. Kemudian kita juga selalu menjaga kesehatan,” kata Bagus saat membuka Turnamen Mini Soccer Korpri Cup 2026 di Lapangan MS22, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi ruang bagi ASN untuk sejenak keluar dari rutinitas pekerjaan. Dengan tubuh yang bugar dan suasana kebersamaan yang terbangun, ASN diharapkan dapat kembali menjalankan tugas dengan semangat positif.

“Ini membuat tidak hanya dalam rutinitas, kita juga ada semacam olahraga yang tentunya menjadikan kita bisa lebih optimistis, lebih bergembira, tidak terbebani oleh rutinitas yang sudah dihadapi sehari-hari,” ujarnya.

Bagus menilai nilai-nilai yang muncul dalam pertandingan, seperti sportivitas, kerendahan hati dan sikap lapang dada, juga relevan dengan tugas ASN sebagai pelayan masyarakat.

Ia berpesan kepada tim yang bertanding untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjaga persaudaraan. Peserta yang menang diminta tidak tinggi hati, sementara mereka yang kalah diharapkan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

“Karakter positif ini yang mestinya bisa kita bawa dan kita aplikasikan menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat,” katanya.

Bagus juga meminta seluruh ASN Balikpapan menjaga kesehatan fisik dan mental serta membangun kekompakan dalam bekerja.

“ASN Kota Balikpapan harus selalu sehat, baik fisik, pikiran, tangguh secara mental, dan kompak dalam bekerja,” tegasnya.

Kepada para wasit dan perangkat pertandingan, Bagus meminta pertandingan dipimpin secara adil dan objektif agar semangat kompetisi tetap berada dalam koridor sportivitas.

“Seluruh tim yang bertanding saya berpesan tunjukkan kemampuan dan jaga sportivitas. Utamakan keselamatan serta rasa persaudaraan,” ujarnya.

Ketua Panitia Mini Soccer Korpri Cup 2026, Agung mengatakan, turnamen tahun ini mengusung tema “Bersatu Berkarya untuk Balikpapan Maju”, dengan subtema “Sportivitas Memperkuat Pelayanan untuk Masyarakat” dan “Korpri Kuat, ASN Sehat, Pelayanan Hebat.”

Menurut Agung, turnamen kembali digelar untuk memenuhi keinginan ASN agar Korpri Cup dapat menjadi wadah kompetisi sekaligus memperkuat kebersamaan antarrekan kerja lintas OPD.

“Kami juga menginginkan dan mengharapkan pada kegiatan kali ini dapat membawa kenangan yang baik bagi seluruh partisipan,” katanya.

Panitia memberikan sejumlah fasilitas dan penghargaan kepada peserta. Salah satunya pendaftaran yang digratiskan bagi seluruh tim.

Turnamen diikuti 16 tim dan menggunakan kombinasi sistem penyisihan grup serta sistem gugur. Peserta dibagi ke dalam empat grup.

Selain memperebutkan juara, panitia juga menyediakan penghargaan individual untuk pemain terbaik, kiper terbaik dan pencetak gol terbanyak. Pemain terbaik di setiap pertandingan juga akan mendapat penghargaan.

Untuk hadiah pembinaan, juara pertama memperoleh Rp3,5 juta, juara kedua Rp2,5 juta, juara ketiga Rp1,5 juta, dan juara keempat Rp750 ribu. Sementara masing-masing gelar individu mendapat hadiah Rp250 ribu.

Agung berharap seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib dan lancar dengan tetap mengedepankan sportivitas.

Ia juga menekankan bahwa semangat Korpri Cup bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana pertandingan mampu mempertemukan ASN dalam suasana kebersamaan.

“Sekali lagi bahwa kebersamaanlah yang utama. Panitia bekerja keras dan peserta berkomitmen untuk menjaga sportivitas,” terang Agung. (Las)



Pasang Iklan
Top