
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan Ratih Kusuma, seusai menerima perwakilan PWI Kota Balikpapan di ruang kerjanya, Kamis (2/10/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Kota Balikpapan bersiap memanfaatkan momentum Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur 2026 bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga bagi wartawan, tetapi juga sebagai peluang menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Pemerintah Kota Balikpapan mengapresiasi keputusan menjadikan Balikpapan sebagai tuan rumah ajang yang akan mempertemukan wartawan dari sembilan kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan Ratih Kusuma mengatakan, kehadiran ratusan peserta selama pelaksanaan Porwada dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas pariwisata di Kota Minyak.
“Terima kasih dengan adanya Balikpapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porwada keempat di Kaltim tahun 2026. Kami apresiasi dan ini menjadi support tourism karena akan mendatangkan peserta seluruh kabupaten dan kota di Balikpapan,” kata Ratih seusai menerima perwakilan PWI Kota Balikpapan di ruang kerjanya, Kamis (2/10/2026).
Diperkirakan sekitar 350 atlet akan mengikuti Porwada IV Kaltim 2026. Mereka berasal dari sembilan perwakilan PWI kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Menurut Ratih, kedatangan peserta dari berbagai daerah tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertandingan. Selama berada di Balikpapan, para peserta juga berpotensi memanfaatkan berbagai layanan dan destinasi wisata yang tersedia.
Karena itu, Disparpora mulai melakukan berbagai persiapan untuk mendukung pelaksanaan Porwada. Salah satunya dengan berkoordinasi terkait venue yang akan digunakan untuk pertandingan.
Koordinasi mencakup fasilitas olahraga milik pemerintah maupun sarana olahraga yang dikelola pihak swasta.
“Sudah komunikasi beberapa venue yang harus disiapkan, terlebih juga perangkat pertandingan, baik fasilitas di pemerintahan maupun yang ada di swasta,” ujarnya.
Selain kesiapan venue dan perangkat pertandingan, Disparpora juga melakukan koordinasi mengenai kedatangan peserta serta promosi kegiatan.
Ratih berharap masyarakat Balikpapan turut menyaksikan pertandingan yang digelar selama Porwada. Kehadiran penonton lokal diharapkan ikut membuat suasana kompetisi semakin hidup sekaligus memperkenalkan kegiatan olahraga wartawan kepada masyarakat.
Dengan menjadi tuan rumah, Balikpapan akan menjadi titik berkumpulnya ratusan wartawan dari berbagai daerah di Kaltim. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi kota sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan Porwada.
Mulai dari sektor akomodasi, kuliner, transportasi hingga destinasi wisata berpotensi ikut merasakan aktivitas yang muncul dari kedatangan peserta dan pendamping.
Bagi Pemkot Balikpapan, Porwada IV Kaltim 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda olahraga, tetapi dapat menjadi bagian dari promosi kota sekaligus memperkuat posisi Balikpapan sebagai salah satu tujuan kegiatan berskala regional di Kalimantan Timur. (Las)