• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Foto Bersama sebelum membagikan masker.(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih memengaruhi kualitas udara di Kalimantan Timur mendorong sejumlah pihak melakukan aksi sosial agar membantu masyarakat menjaga kesehatan.

Primatelindo, NETME, DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda membagikan masker dan vitamin kepada pelajar serta masyarakat, Senin (28/9/2026).

Pembagian bantuan menyasar pelajar SD 007 serta masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Simpang Alaya, Kota Samarinda. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Masker diberikan agar membantu mengurangi paparan langsung ketika masyarakat beraktivitas di luar ruangan. Sementara vitamin dibagikan sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya menjaga kondisi tubuh selama periode kabut asap.

Ketua DPD IHGMA Kalimantan Timur, Hendri Kurniawan mengatakan, keterlibatan organisasi pada kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak persoalan lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat. Ketika kondisi lingkungan memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, kita perlu hadir dan bergerak bersama,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan memang terbilang sederhana. Namun, pihaknya berharap masker dan vitamin tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelajar maupun masyarakat yang masih harus menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Masker dan vitamin yang kami bagikan merupakan bentuk kepedulian sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dirinya menilai keterlibatan dunia usaha, asosiasi profesi dan pemerintah diperlukan dalam menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan Primatelindo, NETME dan BPBD Kota Samarinda dalam kegiatan tersebut.

“Semangat kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat, karena persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama,” tukasnya.

Selain membagikan bantuan, kegiatan tersebut dimanfaatkan agar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap dan menjaga kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Keterlibatan BPBD Kota Samarinda juga menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi mengenai kesiapsiagaan dan perlindungan diri masyarakat dalam menghadapi dampak bencana lingkungan.

Kolaborasi Primatelindo, NETME, DPD IHGMA Kalimantan Timur dan BPBD Kota Samarinda diharapkan dapat berlanjut pada kegiatan sosial lainnya, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, lingkungan serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. (*Yud)



Pasang Iklan
Top