
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Kamis (24/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Olahraga tradisional Benjang terus didorong untuk berkembang di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar berencana melibatkan Benjang dalam berbagai kegiatan olahraga tradisional yang digelar di tingkat daerah hingga kecamatan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, Benjang sebenarnya telah berkembang sejak lama.
Namun, keberadaannya di Kukar masih perlu diperluas agar semakin dikenal dan memiliki lebih banyak ruang untuk berkembang.
"Terkait olahraga Benjang, sebenarnya tumbuhnya sudah lama, tapi di Kutai Kartanegara memang masih dalam proses perkembangan," ujar Aji Ali Husni kepada KutaiRaya.com, Senin 21/9/2026).
Menurutnya, Dispora Kukar terus berupaya mendorong agar olahraga tradisional tersebut semakin berkembang.
Salah satu upayanya dengan memberikan kesempatan Benjang tampil dalam berbagai ajang olahraga tradisional yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Ia menambahkan Benjang juga memiliki wadah organisasi olahraga (Inorga) dan telah mengikuti sejumlah kegiatan olahraga berskala nasional.
Benjang diketahui rutin mengikuti kegiatan olahraga nasional, termasuk Festival Olahraga Masyarakat dan Kreasi Nasional (Fornas) yang sebelumnya digelar di Bandung dan Palembang.
"Benjang ini juga sebenarnya Inorga yang rutin mengikuti kegiatan pekan olahraga nasional. Jadi semuanya mereka ikut," ujarnya.
Meskipun demikian, perkembangan Benjang hingga ke tingkat kecamatan dinilai masih belum merata jika dibandingkan dengan olahraga tradisional lain, seperti Begasing dan Belogo.
Maka itu, Dispora Kukar berencana memberikan ruang lebih luas melalui pelaksanaan kegiatan di sejumlah kecamatan.
"Tapi insya Allah nanti di kecamatan-kecamatan kami gelar untuk dilaksanakan di beberapa event," tuturnya.
Sementara itu, pegiat Benjang, Juliharto, menjelaskan Benjang merupakan salah satu olahraga tradisional berupa gulat yang memiliki karakteristik tersendiri.
Ia menyebutkan Benjang yang berkembang di Kukar memiliki kemiripan dengan gulat tradisional dari Jawa Barat.
Namun, ada sejumlah perbedaan, terutama pada pembukaan pertandingan dan sistem poin.
"Gulat Benjang itu olahraga tradisional gulat Jawa Barat. Hampir sama, cuma awal masuknya ada ngabing atau semacam tariannya. Poin-poinnya juga berbeda, tapi lebih mirip," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Kamis (24/9/2026).
Benjang di Kukar juga telah beberapa kali mengikuti berbagai ajang olahraga.
Bahkan, atlet Benjang Kukar disebut mampu membawa prestasi dari ajang yang diikuti.
Ia menyebutkan salah satu capaian berasal dari ajang di wilayah Nusa Tenggara, dengan atlet Kukar berhasil meraih beberapa medali emas dan perak.
"Prestasinya cukup membanggakan untuk Benjang Kukar sendiri. Terakhir yang saya tahu di NTB atau NTT, Kukar menurunkan beberapa atlet dan meraih 3 emas serta beberapa perak," ucapnya. (*Zar)