
Jasad Bayi yang berada di dalam tas, Senin (21/9/2026).(Foto: Warga)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Warga Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), digegerkan penemuan jasad bayi di sebuah rumah yang sedang ditinggal pemiliknya, Senin (21/9/2026) sore.
Kabar tersebut menyebar dan membuat masyarakat tak heran apa yang telah dilihat, diketahui bayi tersebut baru menjalankan proses kelahiran.
Kini polisi telah mengamankan seorang perempuan yang diduga merupakan ibu dari bayi tersebut untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Rizky Tovas membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.
Kasus ini bermula ketika seorang warga menerima informasi dari penjaga warung mengenai adanya bau tidak sedap yang berasal dari sebuah rumah di Dusun Suka Sari, RT 015, Desa Bukit Pariaman.
Kemudian warga tersebut bersama saksi lainnya mendatangi rumah yang diketahui sedang ditinggal pemiliknya pulang kampung.
Setelah masuk melalui akses samping rumah, mereka mencari sumber bau hingga menemukan sebuah tas yang berada di area dapur.
Dan betapa terkejutnya, warga menemukan jasad bayi di dalam tas tersebut.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Tenggarong Seberang.
Sekitar pukul 17.30 WITA, personel Polsek Tenggarong Seberang bersama Tim Inafis Polres Kukar mendatangi lokasi.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.
"Jasad bayi kemudian kami bawa ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan medis," ujar Rizky kepada KutaiRaya.com, Selasa (22/9/2026).
Dari hasil penyelidikan awal, polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Petugas memperoleh informasi yang mengarah kepada seorang perempuan yang diduga berkaitan dengan penemuan bayi tersebut.
Tim Unit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang selanjutnya melakukan pencarian hingga mengamankan perempuan tersebut di kediamannya.
"Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui bahwa bayi tersebut merupakan anaknya yang dilahirkan pada Jumat, 18 September 2026," tuturnya.
Kemudian lolisi mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan penyelidikan, di antaranya sebuah tas ransel, pakaian, perlengkapan rumah tangga dan satu unit telepon seluler.
Ia menegaskan perkara tersebut masih dalam proses penyidikan.
Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.
"Motifnya karena pelaku ini takut, kelahiran tersebut diketahui orang lain," tuturnya. (*Zar)