
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman.(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menyiapkan perluasan layanan Balikpapan City Trans (BCT) hingga kawasan Pantai Manggar dan Kilometer 23, Balikpapan Utara.
Perluasan tersebut tidak hanya disiapkan melalui penambahan jalur, tetapi juga dengan membangun simpul-simpul transportasi baru untuk mendukung integrasi layanan angkutan umum di Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan, perluasan rute BCT akan disiapkan seiring dengan rencana serah terima pengelolaan layanan transportasi yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada awal 2027.
“Ketika serah terima ini terjadi, kita akan meneruskan rute sampai ke Pantai Manggar dan juga ke Balikpapan Utara di Kilometer 23,” kata Fadli, Selasa (22/9/2026).
Menurut Fadli, penambahan rute membutuhkan perencanaan yang lebih luas. Dishub harus memastikan tersedia lokasi untuk perputaran armada, sekaligus simpul transportasi yang dapat menghubungkan BCT dengan layanan angkutan lainnya.
Sedikitnya dua simpul transportasi baru disiapkan di kawasan Tritip dan Kilometer 23, Balikpapan Utara.
“Catatan dari Dinas Perhubungan adalah ketika kita akan melanjutkan rute, di mana perputarannya atau simpul transportasinya, rekayasanya seperti apa,” ujarnya.
Keberadaan simpul transportasi tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi armada BCT. Fasilitas itu juga dapat digunakan bus lain sehingga terbentuk jaringan transportasi yang lebih terintegrasi.
“Kalau kita sudah bisa siapkan simpul-simpul transportasi baru, maka bukan hanya bus-bus kita saja yang akan sampai ke sana, tetapi bus-bus lain pun juga bisa,” katanya.
Selain memperluas jangkauan rute, Dishub Balikpapan juga menyiapkan penambahan armada serta pembangunan terminal tipe C secara bertahap.
Untuk tahap awal, Pemkot menargetkan penyelesaian Terminal Dermaga Baru Tengah pada tahun depan.
Selanjutnya, pada 2027, Pemkot Balikpapan akan mengusulkan dukungan untuk pembangunan Terminal Tipe C di kawasan Tritip. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Fadli mengatakan pembangunan infrastruktur transportasi harus dilakukan secara bertahap karena pemerintah daerah juga tengah melakukan penyesuaian terhadap kondisi anggaran.
“Kita tahu bersama baru-baru terjadi efisiensi, sehingga ada beberapa kegiatan yang awalnya direncanakan akhirnya kita undur lagi, sehingga ini dilakukan secara bertahap," terangnya. (Las)