
Wakil Bupati Berau, Gamalis.(Foto: Bul/KutaiRaya.com)
BERAU, (KutaiRaya.com): Keselamatan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan jalur sungai dan laut.
Kondisi geografis Berau yang memiliki wilayah pesisir dan kepulauan membuat transportasi air tidak sekadar menjadi pilihan perjalanan, tetapi juga bagian penting dari aktivitas masyarakat.
Karena itu, aspek keselamatan dinilai perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh pengguna jasa maupun operator transportasi air.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan sejumlah kecelakaan laut yang terjadi di berbagai daerah dalam beberapa waktu terakhir menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan sebelum melakukan perjalanan.
Menurutnya, keselamatan tidak boleh ditempatkan sebagai hal yang bersifat pelengkap. Setiap perjalanan melalui perairan perlu diawali dengan memastikan kondisi cuaca, kesiapan armada, hingga mengikuti arahan petugas di pelabuhan.
“Kita mencermati kejadian laka laut yang terjadi belakangan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan harus menjadi perhatian utama,” ungkap Gamalis.
Lanjutnya, Pemkab Berau juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi perairan dinilai tidak aman. Informasi dari petugas pelabuhan maupun pihak terkait, termasuk mengenai cuaca dan kondisi gelombang, perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum keberangkatan.
Gamalis menilai kepatuhan terhadap informasi keselamatan merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan risiko kecelakaan. Hal ini tidak hanya berlaku bagi masyarakat sebagai pengguna jasa, tetapi juga operator yang bertanggung jawab terhadap perjalanan dan kondisi armada.
“Kami mengimbau seluruh pelaku perjalanan air meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti petunjuk dari petugas,” ujarnya.
Bagi Berau, kata dia, perhatian terhadap keselamatan transportasi air memiliki arti penting karena aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan masih sangat bergantung pada jalur perairan. Mobilitas menuju wilayah pesisir maupun kepulauan, termasuk aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat, banyak berlangsung melalui transportasi air.
Karena itu, diakuinya, pemerintah daerah melihat keselamatan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan aktivitas masyarakat. Kelancaran perjalanan harus berjalan beriringan dengan kesiapan menghadapi kondisi perairan yang dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kita ingin ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di air itu penting. Berau merupakan wilayah yang dihubungkan melalui sungai dan laut,” tuturnya.
Gamalis juga menyampaikan duka atas berbagai musibah kecelakaan laut yang terjadi. Menurutnya, setiap kejadian perlu menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat langkah pencegahan dan meningkatkan kesadaran seluruh pihak.
Pemkab Berau berharap masyarakat tidak hanya memperhatikan tujuan dan waktu tempuh perjalanan, tetapi juga memastikan perjalanan dilakukan dalam kondisi yang memungkinkan dan aman.
“Dari kesadaran keselamatan yang dibangun bersama antara pemerintah, operator, petugas pelabuhan, dan masyarakat kita, transportasi air diharapkan tetap dapat menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat Berau tanpa mengabaikan faktor keselamatan,” tandasnya. (Adv/Bul)