• Senin, 19 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas didampingi Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rabu (16/9/2026).(Dok. Adpim Pemkab Berau)

BERAU, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah tantangan keterbatasan fiskal daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan pembiayaan untuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Upaya tersebut dilakukan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui sejumlah agenda koordinasi langsung dengan kementerian di Jakarta. Bersama Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Bupati melakukan audiensi untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas di Kabupaten Berau.

Salah satunya dilakukan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rabu (16/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Sri Juniarsih Mas diterima langsung Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Berau untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan penguatan infrastruktur dasar pelayanan kesehatan di Bumi Batiwakkal. Selain itu, pemerintah daerah juga memaparkan berbagai upaya yang selama ini dilakukan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sri Juniarsih Mas menyampaikan, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk memperkuat fasilitas kesehatan di daerah. Dengan dukungan tersebut, pelayanan di tingkat daerah diharapkan semakin optimal sehingga masyarakat tidak selalu harus mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit rujukan di luar daerah.

Kebutuhan itu mencakup peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk dukungan bagi 21 Puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Berau.

Hasil audiensi tersebut membawa kabar positif bagi penguatan sektor kesehatan Berau. Kementerian Kesehatan mengalokasikan dukungan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk Kabupaten Berau.

Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan, baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai, Puskesmas, maupun laboratorium kesehatan.

“Alhamdulillah, dari pertemuan tadi, kita membawa anggaran ke Berau dari Kemenkes sebesar Rp150 miliar,” ungkap Sri Juniarsih Mas.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau memperkuat pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan fasilitas rumah sakit, tetapi juga memastikan pelayanan dasar di tingkat Puskesmas dapat semakin mampu menjangkau kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah.

Bagi pemerintah daerah, penguatan layanan kesehatan merupakan bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat terus dibangun agar keterbatasan kemampuan anggaran daerah dapat diimbangi melalui dukungan pembiayaan dan program dari pemerintah pusat.

Sri menegaskan, Pemkab Berau akan terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin mudah, berkualitas, dan merata.

“Kami berharap upaya ini mendapat dukungan dari seluruh pihak dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Berau,” tandasnya. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top