
Wakil Bupati Berau, Gamalis saat membuka Turnamen Gebyar Pickleball dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau, Kamis (17/9/2026).(Foto: Bul/KutaiRaya.com)
BERAU, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat pembinaan olahraga daerah dengan membuka ruang bagi berkembangnya berbagai cabang olahraga baru. Salah satunya pickleball yang dalam beberapa tahun terakhir mulai mendapat perhatian dan antusiasme masyarakat.
Perkembangan tersebut terlihat melalui pelaksanaan Turnamen Gebyar Pickleball dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau. Kegiatan mengusung tema “Sinergi Dalam Semangat Kemerdekaan Mengukir Prestasi Pickleball Kabupaten Berau” dan berlangsung di Batiwakal, Jalan Apt. Pranoto, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (17/9/2026).
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyambut baik geliat olahraga pickleball yang mulai berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan turnamen menjadi bagian dari upaya memperluas minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet potensial.
“Turnamen ini merupakan ajang kompetisi sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat semakin aktif berolahraga, menjaga kesehatan, dan mempererat silaturahmi,” ungkapnya.
Gamalis mengatakan perkembangan olahraga di Berau saat ini semakin beragam. Sejumlah cabang olahraga baru, termasuk pickleball dan padel, mulai diminati berbagai kalangan.
Khusus pickleball, cabang olahraga tersebut telah masuk dalam pembinaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau melalui Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kabupaten Berau.
Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk mengembangkan pickleball tidak hanya sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai salah satu cabang yang dapat diarahkan menuju pencapaian prestasi.
“Artinya, olahraga ini memiliki ruang yang semakin besar untuk dikembangkan secara lebih serius, termasuk dalam pembinaan atlet dan pencapaian prestasi olahraga daerah,” jelasnya.
Pemkab Berau menilai pengembangan olahraga membutuhkan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi perlu diikuti dengan pemetaan potensi atlet dan cabang olahraga yang memiliki peluang untuk dikembangkan.
Gamalis meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), KONI, asosiasi olahraga serta perangkat terkait untuk bersama-sama melakukan analisis terhadap potensi masing-masing cabang olahraga.
“Lakukan analisa dan pembinaan. Menentukan skala prioritas dalam pembinaan cabang olahraga yang sekiranya mempunyai potensi besar untuk berprestasi, dengan tidak mengesampingkan cabor-cabor yang lain,” pesannya.
Ia menyebut, pembinaan prestasi tidak cukup hanya dengan menggelar pertandingan. Atlet membutuhkan proses latihan, kompetisi yang berkelanjutan serta pendampingan untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Gamalis meminta persiapan kontingen Berau dilakukan secara matang, termasuk melalui pemetaan atlet, penguatan latihan dan evaluasi terhadap cabang olahraga yang akan menjadi bagian dari kontingen daerah.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan saat ini dapat memberikan kontribusi terhadap prestasi olahraga Kabupaten Berau di tingkat provinsi.
“Insyaallah, Kabupaten Berau bisa meraih juara umum,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Ketua KONI Kabupaten Berau, Taupan Majid. Ia menyebut pickleball memang tergolong cabang olahraga yang relatif baru, namun perkembangannya di Berau menunjukkan respons positif dari masyarakat.
“Olahraga pickleball mungkin terbilang baru, namun perkembangannya di Kabupaten Berau sangat pesat dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari berbagai kalangan,” ujarnya.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun pengalaman bertanding.
Selain mengejar prestasi, Taupan menilai kompetisi olahraga juga memiliki peran dalam memperkuat silaturahmi dan memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.
Penguatan pembinaan olahraga juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang. (Adv/Bul)