• Sabtu, 05 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat menghadiri pemberian kenaikan pangkat pengabdian serta pemberian pensiun kepada PNS yang memasuki masa purna tugas per 1 September 2026, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada hari Jumat (21/8/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menghadiri pemberian kenaikan pangkat pengabdian serta pemberian pensiun kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas per 1 September 2026.

Pemberian 12 purna tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) berlangsung di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada hari Jumat (21/8/2026).

“Purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Saya berharap Bapak dan Ibu terus dapat berkontribusi,” kata Bagus.

Menurutnya, masa pensiun merupakan momentum untuk memberikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, pengabdian, dan prestasi ASN selama puluhan tahun menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menyebut, terdapat ASN yang telah mengabdi hingga 39 tahun sebelum memasuki masa purna tugas. “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Balikpapan, kami mengucapkan terima kasih, salam hormat, dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala pikiran, tenaga, dan dedikasi yang telah Bapak, Ibu sumbangkan demi kemajuan Kota Balikpapan,” ujarnya.

Di sisi lain, Bagus menilai berkurangnya jumlah ASN akibat pensiun perlu diantisipasi dengan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif.

Ia meminta Sekretaris Daerah, BKPSDM, dan perangkat terkait mempercepat proses regenerasi, terutama pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih memiliki jabatan kosong maupun diisi pejabat pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh).

“Ini menjadi tugas Pak Sekda, BKPSDM untuk mempercepat proses regenerasi atau proses prestasi yang ada di beberapa OPD yang mungkin banyak yang Plt, Plh, atau kosong,” katanya.

Bagus juga mendorong modernisasi pengelolaan kepegawaian dengan meningkatkan produktivitas ASN yang masih aktif. Setiap pegawai, kata dia, harus mampu menjalankan tugas sesuai jabatan dan tugas pokok serta fungsi (tupoksi) yang telah ditetapkan.

Optimalisasi sumber daya manusia dinilai menjadi kunci agar roda pemerintahan tetap berjalan, khususnya ketika pemerintah daerah harus beradaptasi dengan kebijakan efisiensi anggaran.

“Peningkatan kinerja ASN merupakan bagian penting untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal, syukur bisa secara maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Balikpapan Purnomo mengatakan, dalam kegiatan tersebut terdapat 12 PNS yang memasuki masa pensiun. Namun, satu orang tidak dapat hadir karena sedang sakit.
“Untuk hari ini ada 12 yang pensiun, tapi yang hadir 11 karena satu sakit,” kata Purnomo.

Ia menyebut, pejabat dengan jabatan tertinggi yang memasuki masa pensiun dalam kesempatan tersebut merupakan pejabat eselon IV yang pernah menjabat sebagai lurah. Selebihnya berasal dari jabatan fungsional dan tenaga guru.

Bagus pun berpesan agar para ASN yang memasuki masa purna tugas tetap menjaga kesehatan dan hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang memasuki masa purna tugas. Tetap menjaga tali silaturahmi, menjaga kesehatan, dan terus menjadi inspirasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” pungkasnya. (Las)



Pasang Iklan
Top