• Sabtu, 05 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat meninjau pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Balikpapan Timur dan Balikpapan Selatan, Rabu (5/8/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Program Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Balikpapan mulai menunjukkan hasil. Meski pembangunan gedung masih berlangsung, seluruh 34 koperasi telah menjalankan aktivitas usaha sejak 2025 dan sebagian di antaranya sudah mencatat transaksi dengan omzet ratusan juta rupiah setiap bulan.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat meninjau pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Balikpapan Timur dan Balikpapan Selatan, Rabu (5/8/2026).

Bagus mengatakan program yang menjadi prioritas pemerintah pusat itu tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong koperasi menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

"Masyarakat jangan sampai salah mengartikan program ini. Gedung memang masih dibangun, tetapi seluruh 34 koperasi sudah berjalan sejak 2025. Pengurusnya sudah aktif dan kegiatan usahanya juga sudah berlangsung," ujarnya.

Salah satu koperasi yang dinilai berhasil adalah Koperasi Kelurahan Merah Putih Manggar. Melalui kerja sama dengan BULOG dalam penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), koperasi tersebut telah membukukan omzet hampir Rp500 juta setiap bulan.

Menurut Bagus, capaian itu menjadi bukti koperasi mampu menjadi penggerak ekonomi lokal apabila terus mengembangkan unit usaha sesuai potensi wilayah masing-masing.

Ia berharap koperasi tidak hanya bergerak di sektor distribusi pangan, tetapi juga merambah usaha lain seperti pangkalan gas, apotek, klinik kesehatan, peternakan ayam petelur hingga bermitra dengan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balikpapan Timur.

"Semua pemangku kepentingan di kelurahan dapat berkontribusi dalam koperasi. Nantinya manfaat usaha akan kembali kepada anggota sehingga ekonomi masyarakat ikut tumbuh," katanya.

Selain memastikan operasional koperasi berjalan, Pemkot Balikpapan terus mempercepat pembangunan gedung koperasi.

Dari total 34 koperasi, sebanyak 11 titik telah dibangun. Enam gedung telah selesai, sedangkan lima lainnya masih dalam tahap penyelesaian dengan progres antara 60 hingga 90 persen.

Pemkot juga telah menyiapkan 11 bidang tanah aset daerah untuk pembangunan tahap berikutnya. Dengan waktu pembangunan sekitar 90 hari, pemerintah menargetkan jumlah gedung yang selesai bertambah menjadi 22 unit dalam tiga bulan ke depan dan seluruhnya rampung sebelum akhir tahun.

"Kami optimistis target ini bisa tercapai. Progres pembangunan juga terus dimonitor pemerintah pusat," ujar Bagus.

Ia mengakui keterbatasan aset lahan milik pemerintah daerah menjadi tantangan. Namun, dukungan sejumlah instansi vertikal mulai mengatasi persoalan tersebut.

Otoritas Bandara telah memberikan hak pakai lahan untuk pembangunan satu koperasi. Selain itu, Pemkot juga mengajukan lima lokasi tambahan kepada Pertamina untuk pembangunan koperasi di Balikpapan Kota dan Balikpapan Tengah.

Dikesempatan itu, Kasdim 0905/Balikpapan Letkol Inf. Wawan Gunawan mengatakan pembangunan koperasi dilaksanakan sesuai ketentuan pemerintah pusat dengan target penyelesaian sekitar 90 hari.

Menurutnya, kendala utama di lapangan hanya faktor cuaca yang sesekali memperlambat proses pekerjaan. "Secara umum pembangunan berjalan sesuai target. Personel Babinsa dan Danramil terus melakukan pendampingan bersama vendor pelaksana agar pekerjaan selesai tepat waktu," ujarnya.

Meski sebagian bangunan telah rampung, sejumlah gerai masih menunggu kelengkapan sarana operasional.

Wawan menjelaskan dua unit kendaraan operasional telah diterima, sedangkan mebel dan perlengkapan lainnya masih dalam proses pengiriman oleh Agrinas.

Pemerintah berharap setelah seluruh gedung dan fasilitas selesai, Koperasi Kelurahan Merah Putih tidak hanya menjadi tempat transaksi kebutuhan pokok, tetapi berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat di setiap kelurahan. (Las)



Pasang Iklan
Top