• Sabtu, 05 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Diskominfo Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, Rabu (29/7/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Cyber Resilient Community (CRC) yang digagas Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Timur. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber yang terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital.

Kepala Diskominfo Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengatakan perkembangan teknologi informasi telah memberikan banyak kemudahan dalam aktivitas masyarakat. Namun di sisi lain, kemajuan digital juga memunculkan berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin kompleks, mulai dari penipuan daring, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama melalui peningkatan literasi digital dan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan saat beraktivitas di ruang digital.

"Di era digital, ancaman kejahatan siber semakin beragam. Karena itu, kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital agar tidak mudah menjadi korban penipuan maupun penyalahgunaan data pribadi," ujarnya, Rabu (29/7/26).

Ia menegaskan, keamanan siber tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Setiap pengguna internet dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keamanan informasi pribadi dengan menerapkan kebiasaan berinternet yang aman dan bertanggung jawab.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Diskominfo Kaltim memberikan dukungan terhadap program Cyber Resilient Community (CRC) yang diinisiasi SPN Polda Kaltim. Program ini bertujuan membangun masyarakat yang memiliki ketahanan digital melalui edukasi mengenai berbagai modus kejahatan siber serta langkah-langkah pencegahannya.

Ia berharap, kehadiran program CRC mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya melindungi data pribadi, mengenali berbagai modus penipuan digital, serta mendorong masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan dugaan tindak kejahatan siber.

"Saya mendukung penuh program Cyber Resilient Community atau CRC oleh SPN Polda Kalimantan Timur. Mari menjadi masyarakat digital yang lebih waspada, bijak, dan tangguh menghadapi ancaman siber. Kenali modusnya, lindungi dirinya, laporkan segera," katanya.

Ia menambahkan, meningkatnya penggunaan layanan digital di berbagai sektor, seperti pemerintahan, pendidikan, perdagangan, hingga layanan keuangan, harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat agar mengenali risiko-risiko yang muncul di dunia maya. Dengan demikian, manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Diskominfo Kaltim juga terus mendorong peningkatan literasi digital melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi informasi secara produktif, tetapi juga memiliki kemampuan melindungi diri dari ancaman kejahatan siber yang terus berkembang. (*Yud)



Pasang Iklan
Top